Gibran berpikir tiba - tiba ada ide meyelinap dipikirannya.
"Ah, aku tahu apa yang harus kita lakukan." Ucap gibran.
Dahi Abbey mengerut, "Memangnya apa?" Gibran mendekatkan bibirnya ditelinga Abbey dan berbisik tentang rencana nya.
"Memangnya itu akan berhasil," Abbey benar - benar merasa ragu dengan ide gibran. Tetapi mau bagaimana lagi ia ikuti saja apa yang diinginkan gibran. Terlebih lagi ia tidak ingin mengecewakan kedua mertuanya termasuk nenek ayse.
"Tenang saja rencana kita pasti akan berhasil, terlebih lagi jika kamu tutup mulut. okay" Ucap gibran dan dibalas anggukan kepala oleh Abbey.
Keesokan harinya, gibran dan Abbey menemui nenek ayse dan Nyonya Adelia. Tidak seperti biasanya, kali ini keduanya terlihat begitu sangat mesra, bahkan saling berpegangan tangan seperti nya akan hendak keluar rumah.
Nenek ayse yang melihat tatkala itu merasa senang dan melihat menantunya itu dan tersenyum.
"Nek, ma, kami keluar sebentar ya." Pamit gibran kepada kedua wanita paruh baya itu.
"Tunggu sebentar, Kalian duduk sebentar Disni ada yang nenek ingin tanyakan." Ucap nenek ayse.
Mereka berdua pun duduk dikursi sofa yang melingkar itu. "Memangnya nenek ingin menanyakan apa?" Sebenarnya gibran tahu apa yang akan neneknya tanyakan pastinya ini menyangkut tentang bayi.
"Nenek berharap kalian segera punya bayi. kalian mau kan mengabulkan permintaan nenek?"
Abbey dan gibran saling menatap, tanpa menjawabnya.
"kalian berdua juga sebentar lagi akan tamat sekolah tidak apa - apakan? Mama juga pengen banget punya cucu." Sahut Nyonya Adelia ikut mengobrol.
"Baiklah nek, pasti akan kami usahakan." Ucap gibran.
"Tapi nek, ma boleh Abbey menanyakan pertanyaan juga?" Ucap Abbey dengan malu - malu.
"Memangnya apa yang ingin kamu tanyakan?"
"Memangnya kalau ingin punya bayi itu kayak gimana sih?" Tanya Abbey dengan begitu polos nya.
Gibran yang sudah mulai terlihat begitu gelisah dengan pertanyaan Abbey membuat nya melakukan sesuatu dan berdiri menarik lengan Abbey.
"Nek, ma, gibran per…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 56
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments