"Bagaimana dok dengan keadaan putri saya apa ada keluhan mengenai kepala nya?"
Dokter Darren yang menangani Abbey tersenyum kepada nya, ia memegang sebelah pundak ayah Bima.
"Tuan tenang saja, putri anda dalam masa pemulihan... dia baik - baik saja, saya buatkan resep obat nya terlebih dahulu"
Ayah Bima yang mendengarnya pun menjadi tenang, yang tadinya gelisah. "ah, syukurlah kalau begitu..." tuan Bima kembali duduk.
"ini resep obat untuk penghilang pusing untuk nona Abbey, untuk sementara waktu... jika dalam waktu sebulan belum ada perkembangan apapun anda bisa datang lagi kesini" Ucap pak dokter Darren memberikan beberapa obat.
"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu..." Ucap ayah Bima menjabat tangan nya berterima kasih berlalu pergi menemui putri nya Abbey.
"Bagaimana yah...?" Ucap Abbey yang telah berdiri didekat ambang pintu tempat sang ayah keluar.
"Astaga Abbey, kamu buat ayah kaget saja..." Ucap ayah Bima memengang dadanya.
"Hehehe maaf yah..."
"Kamu cuma pusing biasa dan ini tadi resep nya sudah dibuatin... ayo kita pulang sekarang." Ucap tuan Bima melangkahkan kakinya.
Abbey menyeimbangkan langkah nya dengan langkah ayah nya, "Tunggu sebentar yah, ehm... Abbey pengen nanya sama ayah tentang om dan Tante" Seingat Abbey.
Ayah bima berhenti dan ia mengerutkan dahinya mengisyaratkan. "Kenapa kamu nanyain mereka?"
Abbey membungkam, pikiran nya melayang - layang seperti nya ia salah katakan.
"Ngak ada, ngak jadi... lebih baik kita pulang saja," lanjut Abbey berjalan mendahului langkah ayah nya.
"Tunggu sebentar memangnya kamu mau berbicara apa? kenapa dengan mereka hm...?" Tanya ayah Bima mengelus rambut putri.
"Sebenarnya siapa sih mereka yah? kenapa ayah bisa berteman dengan mereka?" Abbey begitu sangat ingin tahu. Karena yang ia lihat disaat melihat wajah kedua orang tua Alden, ia merasa seperti tidak asing baginya. seperti ia pernah melihat sosok kedua paruh baya itu beberapa tahun yang lalu tapi dimana ya? ia lupa.
"Masa kamu lupa sama mereka sih...? mere…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 81
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments