Ditaman. Mereka kini sedang berada ditaman rumah sakit...
Diantara mereka berdua tidak ada percakapan antara lain. Abbey memulai memecah keheningan itu.
"Khem, Gib... Hmm? Ada sesuatu yang ingin aku katakan?" Ucap Abbey Dengan gugup plus sedih.
"Apa?"
Tanpa Abbey sadari ia menghembuskan nafas nya dengan begitu berat dan menatap gibran dengan intens.
"Aku akan pergi ke Jakarta malam ini..." Abbey menjawab dengan begitu sendu.
Gibran mendengar bahwa Abbey akan pergi ke Jakarta membuat nya menjadi sedih. Ini hari yang begitu ia takut - takuti akan kehilangan nya.
Tetapi meski ia sudah tahu ia tetap berusaha tegar dan kuat didepan abbey agar ia tidak merasa sedih untuk pergi jauh dari nya.
Gibran berdiri dari kursi taman itu dan membelakangi Abbey yang masih terduduk itu.
"Oh, semoga kamu baik - baik saja Disana..." jawab gibran dengan bibir bergetar dan berusaha menahan air matanya.
"Oh?" pikir Abbey.
"Apa kamu senang aku pergi?" tanya Abbey tanpa ragu - ragu untuk memastikan bahwa gibran ada perasaan terhadap nya. Tetapi itu tidak mungkin deh, karena gibran saja ia rasa tidak ada larangan untuk nya pergi.
"Baiklah, makasih... kalau gitu aku pergi, jaga dirimu baik - baik..." Ucap Abbey dengan bibir bergetar sama halnya dengan gibran ia berlalu pergi meninggalkan gibran.
Setelah kepergian Abbey gibran meneteskan air matanya dan menatap punggung Abbey yang kini hampir mulai menghilang.
Gibran menghela nafas nya dengan kasar dan menghapus air matanya.
"Maafkan aku Abbey, aku ingin kamu bisa sembuh... semoga kamu cepat sembuh agar kita bisa bersama lagi. aku menunggumu." Batin gibran.
Didalam perjalanan menuju pulang abbey yang berada dimobil ia meneteskan air matanya dengan memandang pepohonan - pepohonan yang berada di jalanan yang begitu terlihat dari jendela mobilnya.
"Kasihan nona muda pasti dia sedih..." Gumam pak sopir pribadi yang diam - diam mencuri - curi pandang pada Abbey. Ia tahu apa yang terjadi pada keluarga besar itu dan apa tujuan Abbey harus pergi ke Jak…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 74
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments