Dipagi harinya...
Abbey yang tiba - tiba saja perutnya begitu bergejolak kembali. Sehingga dengan cepat ia berlari kearah pintu kamar mandi tetapi didalam nya masih ada gibran yang tiba - tiba saja mendapatkan panggilan alam.
Dor.. dor.
Pintu itu diketuk dengan begitu keras sampai ia berusaha menahan diri nya yang hampir akan mual.
"Gibran buka pintunya cepat!" teriak Abbey dan dengan cepat Gibran membukanya.
"Ada ap--" Ucapan nya terpotong karena tubuh nya didorong oleh Abbey.
uek.. uek.. Abbey kembali muntah - muntah dan gibran yang mengetahuinya begitu khawatir dengan keadaan Abbey yang belakangan ini sering muntah - muntah setiap paginya.
Ia menghampiri istri nya yang ini sedang duduk diatas kloset dengan wajah begitu pucat.
"Kamu kenapa setiap pagi mual terus? apa aku panggilkan dokter ya?" tanya gibran karena melihat Abbey yang kini merintih kesakitan.
"tidak, aku hanya pusing sedikit.. " lirih Abbey yang kini akan berdiri dari duduknya.
tiba - tiba saja kaki nya bergetar begitu hebat dan perutnya sangat begitu sakit. "Aw perutku sakit.." Abbey meremas perutnya.
"Ada apa Abbey? perutmu sakit.. kita kedokter yah, aku takut kamu kenapa - Napa.." Gibran memapah istri nya keluar dari kamar mandi ia begitu khawatir.
Abbey begitu kesakitan, ia tidak mampu menahannya dan kini ia hanya bisa menangis dari gendongan suaminya. Gibran membawa Abbey keluar dari kamar nya dengan cepat memanggil semua keluarga nya yang kini sudah berkumpul diruang tamu.
"ma, cepetan kerumah sakit.." teriak gibran yang kini mengendong Abbey yang masih menangis menahan rasa sakit nya.
"ada apa dengan Abbey? "
"Baiklah cepat siapkan mobil.. yah" Ucap mama Ratna ikut panik.
mereka semua menuju kerumah sakit termasuk kedua teman Abbey yang tak lain Dika dan miranda yang tidak tahu apa yang terjadi kepada Abbey.
"Hiksss ini sakit gibran.. ini sakit... rasanya aku tidak bisa bernafas lagi gibran sakit..." Abbey begitu tidak bisa menahan rasa sakit diperutnya.
"Bertahan lah Abbey kita akan sampai..…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 147
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments