"Baru pulang?" Ucap gibran.
Ia mengambil sebuah buku bacaan yang ada di meja belajar nya Abbey dan duduk dikursi sofa yang menghadap kearah balkon rumah.
"Maaf, tadi itu—" Abbey memotong pembicaraan nya lebih memilih terdiam dan menundukkan kepalanya.
"Siapa dia?" tanya gibran tiba - tiba matanya sibuk membaca buku.
"Siapa?" tanya Abbey balik kepada gibran. Ia mengerutkna keningnya tidak mengerti pembicaraan gibran.
"Siapa lagi kalau bukan cowok yang tadi jemput kamu? seperti nya gebetanmu banyak juga." Ucap gibran membuat Abbey menyadari hal itu.
Abbey membulatkan matanya saat gibran mengatakan gebetan nya, "Oh pria itu, " ucap Abbey mengingat arka sosok lelaki yang membantunya saat sedang pingsan dirumah sakit dan mengantarkan nya sampai kerumah.
"kamu itu salah paham dia itu orang yang membantuku saat sedang pingsan. Dan tadi itu dia juga aku menyuruhnya mengantarkanku pulang jika dia tidak keberatan." jelas abbey mulai mendekati suaminya itu.
"alesan, terus kamu pasti tuker ponsel .. pasti itu kan?" tebak gibran mulai menutup buku yang ia baca.
"Kamu cemburu yah? Ngaku sama aku kamu cemburu kan?" tebak abbey menunjuk telunjuk nya kearah gibran.
"Ah cemburu? ngapain aku cemburu gila kali. mau kamu dekat cowok manapun aku ngak cemburu." ketus gibran berdiri dari tempat duduknya masuk kembali kedalam kamar mandi.
"Dasar punya suami ngak mau ngaku, dikira aku ngak tahu apa..?" Gumam Abbey menatap kearah pintu kamar mandi dengan begitu kesal.
"Sudahlah mending aku makan siang terus itu tidur.. biar besok aku ngak kecapean," Ucap Abbey dengan dirinya sendiri berdiri dari tempat duduknya, sebelum itu ia keruang ganti terlebih dahulu untuk ganti pakaian seragamnya dengan pakaian rumahan.
Sedangkan gibran yang ada didalam kamar mandi menatap dirinya sendiri didepan kaca cermin yang persegi panjang itu sembari berbicara dengan dirinya sendiri.
"Argghhhh. Gibran! kamu itu bagaimana sih? kenapa kamu ngak bisa bilang bahwa diri mu sendiri sedang cemburu?" Ucapnya dengan berk…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 128
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments