Di ruang tamu
"Bagaimana, kalian bisa kesini..?" Tanya Abbey yang masih terkejut. Mereka semua sedang berkumpul diruang tamu.
"Ya naik pesawat lah,, masak naik kuda terbang.. ya kali deh hahaha.." Indri mulai menyahut dengan tertawa kencang.
"Ya nak, masak kamu bisa lupa sama hari ultah kamu sendiri?" Ujar Mama Ratna yang kini membelai rambut putrinya dengan lembut yang duduk disampingnya.
Abbey mengaruk kepalanya dengan jari telunjuk nya, "Abbey lupa,, soalnya kepikiran dengan— "
"Dengan gibran kan,," tebak mama Ratna dengan tersenyum kecil.
"Iya ma,," Jawab Abbey singkat.
"Kamu ngak usah khawatir gibran sudah siuman kok.. dia malahan bakalan datang kesini tinggal tiga hari lagi.." Ujar Mama Ratna.
"Benarkah itu ma,," Ucap Abbey dengan raut wajah yang begitu sangat senang sekali.
Mama hanya menganggukan kepala nya dengan mengulum senyumnya menampakkan gigi ratanya yang masih sangat utuh.
"Nah sekarang kamu senang kan? lebih baik kita makan bersama bagaimana?" Kini kakek Tama mulai berucap yang sedari tadi menjadi pendengar antara anak dan mamanya itu.
"Iya tuh Abbey.. perut aku juga mulai keroncongan nih," Sahut Citra dengan tak tahu malunya.
Plakk..
"Aduh sakit Al,," Pekik citra. Mendapatkan tepukan sangat keras dipahanya itu.
"Bisa ngak jangan malu - maluin.." Bisik Alya dengan mengeretakkan giginya.
"Ngak papa Al.. ayo kita makan - makan bersama karena ini hari ultah aku jadi kalian bisa lakukan apapun dirumah ini.. okey" Ucap Abbey langsung diberikan anggukan oleh sang kakek karena sudah mendapatkan persetujuan dari nya juga.
"Bener nih? asyik makasih Abbey..." Balas Indri dengan memeluk sahabatnya itu dan tidak lupa memberikan nya ciuman di keningnya membuat Abbey merasa geli.
Alya hanya menggelengkan kepalanya dengan kelakuan kedua sahabatnya itu.
...••••••••••...
"Gib nih aku bawain kamu buah.." Amira menaruh kotak yang berisi setumpuk buah - buahan dan dikantongi plastik dengan diikat pita berwarna merah.
Lalu ia duduk dikursi tempat gibran berada.
"Ah lo…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 110
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments