Plakkkk
tiba - tiba saja miranda mengepak tangan Dika dengan begitu sangat keras sampai terdengar begitu mengema di dalam ruangan itu.
"Miranda mengapa kamu memukulku? ini sakit" seru Dika dengan mengelus lengan nya hampir memerah.
"karena aku begitu kesal padamu, ini peluang besar untuk mu untuk mengungkapkan perasaan mu padanya.." Ucap Miranda dengan begitu sangat kesal kepada temannya.
"aku malu untuk mengatakan nya bagaimana dia akan menolakku nanti bisa dia mempermalukan ku didepan semua orang. mau taruh dimana mukaku?" Ucap Dika lebih kesal dari Miranda.
"Sudahlah kamu harus ikuti saja, sekarang kita pergi beli bunga terlebih dahulu.. jangan coba - coba membantah." Sarkas Miranda dengan tatapan mata tajamnya.
"Selalu saja harus memerintah seenaknya," Gumam Dika dengan memutar bola matanya malas.
Setelah sekian menit mama Ratna berbicara dengan putrinya sampai ia mengancamnya akan mengurungnya didalam kamar selama sebulan membuat nya terpaksa mengikuti kemauan mamanya yang suka semaunya sedangkan gibran hanya membiarkan nya saja mengikuti perintah mertuanya tidak membantah sama sekali. Kini mereka sudah berada dibawah tepat nya ruang tamu. Kedua temannya sedang menunggu nya dan duduk diruang tamu.
"nak Miranda dan Dika kalian hati - hati dijalan yah," Ucap mama Ratna menarik lengan putrinya untuk mendekat kedua temannya.
"Iya Tante, kalau begitu kami pergi dulu ayo Abbey." Ucap Miranda mengandeng lengan Abbey.
Setelah kepergian Abbey hanya mama Ratna di ruang tamu. Kini gibran keluar dari kamar nya dengan setelan pakaian casualnya dengan topi hitam melekat dikepalanya, kacamata hitam, dan masker untuk menutupi sebagian wajahnya agar tidak terlihat begitu jelas bahwa dirinya adalah gibran.
"Astaga gibran kamu mau kemana nak? sampai berpakaian kayak gini, pakai masker segala." Ucap mama Ratna yang kini mengetahui menantunya itu terlihat begitu rapi.
"hehehe, gibran mau keluar jalan - jalan mumpung Abbey nya juga sedang keluar rumah hari ini," ucap gibran sedikit…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 137
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments