Jizah dan Aldi tidak langsung pulang melainkan singgah ke Apotek. Jizah yang bingung kenapa suaminya berhenti di apotek hanya diam saja didalam mobil.
"Mba tolong bungkus semua merek tespeck yang ada disini" pinta Aldi pada pegawai apotek
"Baik pak ada lagi?"
"Sudah itu saja" Aldi langsung membayarnya dan segera masuk mobil
"Mas, kamu beli apa?" tanya Jizah
"Ini (Aldi menyerahkan kantong plastik yang berisi tespeck)nanti kamu tes, siapa tau yang dibilang Abang bener" ucap Aldi
Jizah menerimanya dengan ragu
"Ya Allah apakah suamiku tidak berlebihan?" ucap Jizah dalam hati
Tak lama mereka sudah sampai dirumahnya dan langsung menuju kamar. Jizah yang hendak ke kamar mandi untuk membersihkan diri dicegah oleh Aldi
"Sayang kamu tau kan ada yang bisa langsung tes tanpa nunggu pagi?" tanya Aldi mensejajarkan beberapa tespeck yang dibelinya
"Hhmm kalau GK salah ini deh mas" ucap Jizah menunjuk tespeck yang menurutnya bisa dipakai tanpa menunggu pagi hari
"Yasudah sayang coba yaa, siapa tau rezeki kita" ucap Aldi memohon
"Iya Anna coba, tapi mas harus janji kalau hasilnya GK sesuai yang kita mau, mas GK marah"
"Iya, udh sekarang kamu mandi ntar gantian mas"
10 menit cukup untuk Jizah membersihkan diri tapi sebelum ia keluar kamar mandi tak lupa menuruti perintah suaminya. Ia merasa gugup karena ini pertama kali baginya.
Setelah membaca bagaimana petunjuk penggunaannya, kemudian mencobanya. Satu menit kemudian keluarlah hasilnya, Jizah tampak takut jika suaminya akan kecewa karena hanya bergaris satu yang didapat.
Jizah menghela nafas panjang, setidaknya ia sudah mencoba agar suaminya tidak penasaran.
Ketika ia keluar dari kamar mandi, dilihatnya Aldi sedang duduk di sofa kamar memainkan handphonenya. Ketika Jizah mendekat ke arah Aldi, Aldi dengan segera menaruh handphonenya ke samping.
"Gimana sayang?" tanya Aldi penasaran
Jizah tidak menjawabnya melainkan memberikan tespeck yang sudah dites dengan ragu
Aldi menerimanya dan melihat hanya garis satu, terlihat kekecewaan diw…
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
(26) Belum di Takdirkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments