Rumah tangga tak selamanya tentang canda,tawa dan bahagia, tapi selalu ada duka yang datang menyelinap masuk di dalamnya. Bisa berupa duri tajam yang masuk begitu dalam ke rongga dada atau sebagai butiran debu kasar yang bisa di sisihkan dengan tiupan angin yang berhembus.
Sebelumnya~
Semenjak kejadian dimalam itu antara Aldi dan Fira, keduanya sama-sama saling menghindar bahkan Fira sudah tidak lagi bekerja di butik Jizah dengan alasan ia diminta oleh kakaknya untuk menjaga kedua orang tuanya yang sudah tua dikampung, dengan berat hati Jizah mengizinkannya tanpa ada curiga sedikitpun.
Sudah satu Minggu lebih Fira merasa badannya lemas, pusing dan terkadang mual. Ia curiga apa yang ditakuti itu terjadi, dengan berani dan sembunyi-sembunyi ia memutuskan untuk ke apotek membeli alat tes kehamilan. Dan pagi hari ia mencoba lakukan tes dan alangkah terkejutnya garis merah dua yang muncul.
"Apa yang harus aku lakukan? aku GK mungkin menjadi orang ketiga dalam rumah tangga mas Aldi dan Jizah tapi anak ini darah daging mas Aldi" lirih Fira dalam hati sembari mengelus perutnya yang masih rata
Orang tua serta kakak Fira mulai timbul curiga karena setiap pagi selalu mendengar Fira memuntahkan isi perutnya dan benar saja ketika mereka mengetahui bahwa Fira tengah hamil tanpa suami ia di marahi habis-habisan oleh sebab itu langkah yang harus diambil adalah memberitahu Aldi walaupun nantinya akan ada yang tersakiti.
***
Aldi menatap gugup dan tak percaya ke Fira
"Assalamualaikum mas"
"Wa–wa'alaikumsalam silahkan duduk" ucap Aldi gugup
"Mas? maaf jika aku harus mengatakan hal ini sama kamu, dan aku mohon jangan sampai Jizah tau tentang ini" Fira berbicara pelan namun masih terdengar oleh mbok Surti yang tak sengaja datang membawa air minum
"Silahkan diminum dulu, saya permisi" kata mbok Surti sembari melirik penuh makna
"Terimakasih mbok" ucap Aldi
"Maksud kamu apa Ra? datang kesini?" tanya Aldi penasaran
"Sejak hari itu dimana kamu telah mengambil apa yang telah ku jaga selama i…
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
(66) Duri itu Datang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Linda Lindiani
sesak dadaku thir bacanya
2021-02-28
1
Linda Lindiani
thor aku nangis mulu bacanya,ya allah
2021-02-28
1
Rosa Alaisyah
jizah😭😭😭😭
2021-02-22
1