Saat Jizah berjalan pulang dari masjid mengantarkan anak-anaknya mengaji, ia memilih jalan melewati gang kecil. Namun
perasaannya tiba-tiba tidak enak. Ia seperti diikuti oleh seseorang.
"Aduh kok perasaanku gak enak ya? seperti ada yang ngikutin." batin Jizah
Ia melirik sedikit kebelakang dan benar, ada yang mengikutinya. Lalu ia memilih berjalan seperti biasa, seolah tidak ada yang mengikuti. Namun langkah kaki seseorang yang mengikutinya makin cepat. Dan ia memilih berjalan dengan cepat, tapi hal tersebut membuat perut ibu hamil itu merasakan kram. Ia berhenti di persimpangan yang tak begitu jauh dari rumahnya. Memegangi perutnya lalu menoleh kebelakang ternyata orang yang mengikutinya bersembunyi dibalik tembok rumah warga.
"Ya Allah, lindungilah kami." ucap Jizah sembari berusaha menahan sakitnya
Jizah melihat ada beberapa ibu-ibu pulang dari kondangan.
"Ibu tolong saya...." dengan berusaha mungkin Jizah bersuara
"Jangan coba-coba berteriak kamu." ucap seseorang yang mengikutinya tadi tanpa menampakkan wajahnya
Ibu-ibu yang tadi dipanggil Jizah pun akhirnya berlari menghampirinya.
"Ya Allah, ibu Jizah tidak apa-apa?" tanya ibu-ibu itu panik
"Perut saya kram Bu, ada seseorang yang mengikuti saya sedari tadi." ucap Jizah
Ibu-ibu yang berjumlah lima orang itu melihat kebelakang Jizah dan seorang laki-laki yang sedari tadi mengikuti Jizah itu keluar dari balik tembok lalu berlari.
"Nah itu pasti dia!! ayo Bu Mar? Bu San? kita kejar dia, sisanya tolong bawa ibu Jizah pulang." ucap ibu Fitri
Mereka bertiga berlari mengejar laki-laki tadi dan berteriak maling.
Jizah dibantu oleh ibu Karin dan Ibu Ita berjalan perlahan menuju rumahnya. Sesampainya di rumah, Sasha yang baru mengunci pintu butik langsung berlari menghampiri Jizah.
"Masya Allah, kak Jizah kenapa?" tanyanya panik
"Ibu Jizah tadi diikuti oleh seseorang dan sepertinya tadi sedikit berlari." jawab ibu Karin
Jizah tiba-tiba mencengkeram kuat tangan dua orang ibu yang tadi mengantarnya. Kram perut yang ia rasak…
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
(152) Pendarahan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Naila Putri
smg jizah tdk apa thor
2021-01-11
4