Jizah sedang mencari-cari sebuah kitab yang sama seperti dosennya tunjukkan tadi ketika di kampus. Seingatnya ia punya bahkan tidak hanya satu, kitab yang seperti itu.
Sekian lama mencari namun tak juga menemukannya, akhirnya Jizah bertanya pada Umi Sarah.
"Umi maaf, apa Umi membereskan kitab-kitab Anna?" tanyanya pada Umi yang sedang duduk membaca Al-Qur'an
"Tidak Ann, Umi hanya membersihkan kamarmu saja tidak merapihkan kitab-kitab mu. Umi takut kamu jadi keliru nantinya jika umi salah menyusun." jawab Umi
Jizah menghela nafasnya. Jika umi tidak membereskan kitab-kitab nya, maka kemana kitab yang ia cari tersebut? benak Jizah bertanya-tanya sembari mengingat.
"Kamu kehilangan salah satunya?" tanya Umi dan di angguki dengan lemas
"Kitab tafsir apa yang hilang?" tanya Abi yang tak sengaja mendengar
"Kitab Al-Hikam karangan Ibnu atha'illah Bii, padahal seingat Anna punya beberapa tapi sekarang tidak ada satupun." keluh nya pada Abi
"Abi ada tiga. Tapi, semuanya sedang dipinjam oleh murid Abi." ucap Abi
"Anna juga punya Bii, tapi sepertinya Anna lupa menaruhnya dimana."
"Terakhir kamu taruh dimana Ann?" tanya Umi lembut
"Terakhir Anna taruh di samping kitab-kitab milik Abah yang lain– astagfirullahal'azhim Anna lupa kalau itu ada di Indonesia." ucap Jizah menepuk keningnya sendiri
"Kamu ini Ann, masih muda saja sudah lupa. Bagaimana jika sudah tua?" ucap Umi menggelengkan kepalanya
"Anna pikir ada disini hehe." Jizah memperhatikan giginya tanpa dosa
"Apa sangat diperlukan Ann?" tanya Abi
"Iya Bii, untuk bahan referensi dan kajian lusa." jawab Jizah
"Beli saja kalau begitu, mau Abi antar?" tawar Abi
Jizah berpikir sejenak
"Tidak Bii, biar Anna pergi beli dengan Liya saja besok."
"Uangnya ada?" tanya Umi
"Tenang saja Umi Anna ada tabungan sendiri."
***
Sembari merapihkan hijabnya di depan cermin. Mata Jizah melirik sekilas ke handphone nya yang menyala tanda pesan masuk.
"Si Rendy ternyata." Jizah hanya melihat siapa yang mengirim pesan lalu tanpa membacanya ia masukka…
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
(93) Ternyata Dia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments