Hargailah kesendirian, syukurilah kebersamaan karena hidup tak sekecil yang dipikirkan.
🍂
Sebelum berangkat ke Mesir besok. Jizah ingin menyempatkan diri untuk meminta sahabat-sahabatnya bertemu di sebuah cafe.
"Abah?Umi? Anna izin ingin bertemu teman-teman dulu sebelum besok Anna pergi ya." Pamit Jizah pada kedua orang tua nya
"Kamu GK pamit sama Abuyah dulu? nanti di cariin gimana?." tanya Abah
"Belum, nanti tolong Abah atau Umi saja yah yang bilang ke Abuyah kalau Anna ingin bertemu teman-teman, soalnya Anna sudah ditunggu sama mereka kan GK enak. Anna yang meminta tepat waktu tapi, Anna sendiri yang lama." ucap Jizah panjang lebar
"Iya nanti Umi yang bilang."
"Terimakasih Umi, Abah Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh."
Jizah langsung menuju ke sebuah Cafe yang dulu biasa tempat mereka berkumpul menggunakan taksi online.
Setelah sampai disana ternyata benar dugaannya, kalau teman-temannya sudah menunggu. Disana ada Riandi dan keluarga kecilnya, Bagus dengan istrinya yang sedang hamil, Riska dengan Zaki yang sudah melaksanakan akad nikah seminggu yang lalu dan tak lupa tentunya ada Rendy yang masih setia menjomblo."
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam warahmatullahi."
"Maaf yah kalian nunggu lama." ucap Jizah tak enak hati lalu duduk di sebelah bangku Rendy
"GK masalah, selama yang ditunggu adalah seorang bidadari." kata Rendy dengan gombalannya
"Aduh pangeran ku yang setia menjomblo ini bisa saja kalau bicara." ucap Jizah menanggapi
"GK apa-apa aku jomblo kan sekarang ada temennya." kata Rendy santai
"Siapa?." tanya mereka bersamaan
"Kamu Zah teman aku sekarang." jawab Rendy dan langsung mendapatkan cubitan dilengan nya dari Jizah
"Ampuuuunnn bidadari kalo cubit sakit bett." ucap Rendy mengaduh kesakitan
"Makannya kalo ngomong tuh yang bener." kata Jizah
"Udah-udah ini kita disuruh kesini cuma mau liatin luh berdua ribut doank gitu?." tanya Bagus menatap Jizah dan Rendy bergantian
"Iya iyaa maaf. Jadi gini temen-temen, Aku mau pamit ke kal…
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
(85) Sebuah Kesendirian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Al Vi a
banyak pelajaran.. terimakasih othor sellu tebar ilmu lewat cerita mu
2021-12-29
0
Hanif Hanif
ko jadi beginih jadi ga semangat
2021-03-19
1
Rosa Alaisyah
semangat thorrr lanjut nya.💖💖💖
2021-02-23
1