Dokter telah selesai menjahit perut Jizah. Mufid menepuk-nepuk pipi Jizah agar tetap membuka matanya.
"Sayang? ayo lihat anak kita ini, kamu jangan tidur." ucap Mufid membuat dokter menatap kearahnya
"Suster tolong bayi ibu Jizah dibersihkan terlebih dahulu." ucap bidan perempuan yang ikut mendampingi
"Dokter? istri saya tidak apa-apa kan dok?" tanya Mufid panik
"Bapak tenang dulu ya? biar ibu Jizah kita periksa dulu lebih lanjut." ucap dokter Rafif
Mufid nampak gelisah melihat istrinya tak sadarkan diri. Ia berdiri sedikit menjauh dari para dokter yang sedang menangani Jizah.
"Ya Allah, kuatkan istri hamba ya Allah." lirih Mufid lalu ia mendengar suara tangis putrinya dengan segera ia hampiri
"Anak Abba, jangan menangis ya sayang? Umma sedang berjuang, kita berdo'a sama-sama ya?" ucap Mufid pada anaknya yang baru selesai dibersihkan
"Apa bapak ingin menggendongnya?" tanya suster
"Apa boleh sus?"
"Tentu boleh, tapi sebentar saja ya?"
Suster memberikan bayi cantik itu pada ayahnya. Mufid menerimanya dengan hati-hati. Dikecupnya kening anaknya penuh haru.
"Kita ke Umma ya sayang." ucap Mufid dengan pelan berjalan mendekati Jizah yang masih ditangani oleh tim dokter
"Maaf dokter? bolehkah saya mendekatkan putri saya dengan Umma nya?" tanya Mufid penuh harap
Para dokter pun mengangguk setuju, mungkin dengan didekatkannya antara ibu dan anak bisa membuat Jizah sadarkan diri.
Mufid mendekatkan anaknya tepat di samping kanan Jizah.
"Umma? Umma harus bangun ya, lihat dia butuh kamu. Kita sudah menanti dia sekian lama bukan? sekarang dia juga menanti Umma." ucap Mufid yang tak kuasa menahan tangisnya
Bayi perempuan itu menangis kencang ketika Mufid mendekatkan wajahnya di samping ibunya.
Perlahan mata Jizah sedikit mengerjap, ia merasakan sakit kepala yang begitu hebat. Dibukanya matanya, dan yang pertama ia lihat dan dengar adalah putrinya.
"Sayang..." lirih Jizah
"Alhamdulillah sayang, kamu sudah sadar?" ucap Mufid
Para dokter yang menangani sedikit lega. Dan akan segera m…
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
(132) Kebahagiaan yang Tak Terhingga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Rosa Alaisyah
mirip mama nya cantik.😍😍😍
2021-03-03
1
🅶🆄🅲🅲🅸♌
gambar baby nya kepotong Thor jdi ga jls mirip umma apa abba nya..tp kl pipi kynya mirip ummanya
2021-01-23
3
Aira Made
mirip bapaknya
2021-01-20
2