Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Halo semua para pembaca setiaku, apa kabar? ku harap kalian semua baik-baik saja.
Aku author J ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada kalian semua dimanapun berada. Beberapa hari ini dan beberapa hari ke depan (mungkin) ku belum siap untuk melanjutkan novel ini, yang disebabkan oleh beberapa faktor.
Yang paling utama adalah, adanya kegalauan hati di diri J. Ini bukan karena putus cinta atau masalah yang berat. Bukan karena komentar kalian yang mungkin menyakitkan dan bukan juga karena jumlah pembaca yang menurun. Tapi ini tentang kegelisahan yang kurasakan, yang tak bisa ku gambarkan.
Mungkin, akan ada dari kalian yang tidak lagi menjadikan novel ini masuk di rak favorit. Ku tak mengapa hal akan itu. Dan pasti jika aku berada diposisi kalian? sudah tentu hal itu ku lakukan.
Sungguh teman-teman, memasuki bab-bab terakhir ku benar-benar galau. Takut tidak sesuai dengan ekspektasi yang ku punya dan ekspektasi kalian tentunya. Terlebih memasuki hampir satu tahun ku berada di platform ini.
Dari awal sampai detik ini? jujur ku belum ada hubungan kontrak dengan pihak NT/MT. Karena sedari awal mula ku menulis tidak ada niat sedikitpun untuk mencari uang. Karena semuanya berawal dari ketidaksengajaan yang ada.
Dimana tahun 2020 adalah tahun yang begitu 'Masya Allah' untukku. Yang dimana tak pernah ku bayangkan akan mengalami hal itu. Senang, kecewa, jatuh cinta, sakit hati, kehilangan, pertemuan dan perpisahan yang ku alami membuatku mencoba untuk menulisnya dengan berbagai sudut pandang.
Sejujurnya cerita ini adalah angananku sedari lama. Yang pada awalnya ku berpikir akan menceritakan hal yang indahnya saja. Tapi 2020 seakan menamparku bahwa hidup tidak hanya tentang yang indah saja.
Seluruh tokoh yang ada sudah ku buat mereka sebaik mungkin. Dimana nama-nama mereka ku sesuaikan dengan lingkuan ku. Karakter Abah Saman terutama, beliau adalah salah pengurus masjid di daerah ku tinggal. Alhamdulillah beliau masih aktif di hal yang sama seperti dalam cerita. Dan beberapa tokoh lainnya adalah teman-temanku. Mereka juga bagian dari awal mula cerita ini dibuat.
Ku mohon maaf sekali lagi ya teman-teman, ku harap kekecewaan yang kalian rasakan tak berkepanjangan untukku. Karena kalian jugalah bagian dari senyumku.
Insya Allah bila Allah beri izin diriku untuk berada di kondisi yang semestinya, maka akan ku segerakan bab baru untuk kalian baca.
Sekian dariku hambaNya yang begitu banyak dosa dan khilaf, Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🙏
...~Tangerang Selatan, 25 Februari 2021 ...
...J...
^^^ Tertanda dariku yang merindukanmu ❤️^^^
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
Pengumuman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Ismiyati
lanjut
2021-02-27
1
Anin Nafila
semngat thor...semoga di kontrak ya SM NT/MT
2021-02-25
1
Akmal Ramadhan
semangat pokokna mah Karena d setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya,pasti ada hikmah d setiap musibah 💪💪💪💪💪💪🙏🙏🙏
2021-02-25
1