Hadi langsung membawa Jizah masuk kedalam taksi. Ibu hamil itu merasakan sesuatu yang begitu hebat pada perutnya. Ada suatu desiran yang keluar dari bawahnya.
"Ann? kamu kenapa? nggak apa-apa kan?" tanya Hadi panik
"Bang, Anna ngerasa kayak buang air kecil gitu dan perut Anna merasa kayak mules gitu, tapi sebentar ada terus tiba-tiba hilang." jelas Jizah
Wajah Hadi seketika tegang "Apa kamu mau melahirkan?" tanyanya
"Belum waktunya bang, ini baru Minggu depan genap delapan bulan." jawab Jizah sembari mengelus perutnya
"Kita ke rumah sakit aja deh, buat memastikan. Abang gak mau kamu kenapa-napa nantinya." ujar Hadi panik
"Pak, kita ke rumah sakit yang terdekat dari sini ya?" pinta Hadi pada supir taksi dan langsung dituruti
Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Jizah selalu menahan sakitnya dengan terus tersenyum kearah Naura. Sementara Hadi, ia sudah menelpon Mufid karena sangking paniknya.
***
Diwaktu yang sama, tepatnya dikawasan Lembang, Bandung barat.
Mufid yang sedang meminta waktu sebentar kepada Awwal untuk mengajak Kheiran bermain ke salah satu wisata ala Cowboy Amerika tak sengaja bertemu lagi dengan Liya dan Hasan setelah sekian tahun tak bertemu. Hasan dan Liya telah menikah dan sudah dikaruniai seorang putra. Mereka sudah satu tahun di Indonesia setelah beberapa tahun menjalani rumah tangga di Mesir.
Kheiran sedang bermain dengan putra Hasan yang bernama Anas dengan diawasi oleh Liya tentunya. Sedangkan Mufid sedang duduk santai dengan Hasan, ditemani dengan secangkir kopi hangat. Saling bertukar cerita tentang dakwah yang mereka jalankan.
Tiba-tiba saja handphone Mufid berdering tanda telepon masuk dan dilihatnya, nama Abang iparnya Hadi.
"Maaf, sebentar ya Hasan? ane mau angkat telpon dulu." ucap Mufid dan Hasan menganggukkan kepalanya
Mufid sedikit menjauh dari tempat duduknya dan segera mengangkat teleponnya.
"Assalamualaikum Bang."
"Waalaikumsalam warahmatullahi, Rul? sekarang Abang sama Anna dalam perjalanan menuju ke rumah sakit. Abang takut d…
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
(160) Belum Waktunya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Dewi_k
Semangat author, semoga karyamu menjadi yang terbaik. Semoga sukses selalu bersamamu. Jangan pernah menyerah, yakinlah sukses akan datang menghampiri. Semangat💪💪💪
2021-01-27
0
Naila Putri
semangat Thor smg kelahiran ana di lancarkan baby Ama umma sehat
2021-01-27
1
Isnadila29
gapapa author tetap semangat 💪💪
aku nunggu cerita selanjutnya 😁😁
2021-01-27
1