Pagi-pagi sekali setelah selesai sholat subuh. Jizah dan Mufid mengajak Naura dan Kheiran pergi ke taman yang terletak didalam pesantren.
"Kakak Naura mulai sekarang belajar seperti kakak Kheiran ya pakai kerudung." ucap Jizah sembari memasukkan kerudung milik Kheiran yang lumayan besar kepada Naura
"Iya Umma, jadi tambah cantik kayak Umma." kata Naura tersenyum
"Masya Allah kalau sudah yuk kita jalan kaki ke pesantren." ucap Mufid
"Abba sama anak-anak keluar duluan aja, Umma mau ambil air minum sekalian bawa raket untuk kita main." ucap Jizah dan Mufid angguki
Diluar rumah, Naura dan Kheiran berlari kesana-kemari karena Mufid pura-pura mengejarnya.
"Wah... ustadz anak gadisnya nambah satu ya." ucap tetangga sebelah rumah Mufid yang melihatnya.
"Kalau keponakan kok saya gk pernah lihat dia kesini." lanjutnya
"Dia anak kami Bu." ucap Jizah yang keluar tiba-tiba dari dalam
"Anak kalian? pulang-pulang bawa anak baru ya? oh ya sudah saya mau ke tukang sayur dulu." pamitnya dengan nada sinis. Tetangga Jizah dan Mufid yang satu itu memang terkenal julid dan selalu ingin tau berita apapun.
Mufid menatap istrinya yang masih melihat kearah ibu-ibu tadi.
"Umma? ayo, anak-anak sudah nunggu dari tadi." ucap Mufid
"Iya Ayo sayang."
Dan merekapun berjalan kaki menuju pesantren. Saat melewati ibu-ibu yang sedang berbelanja sayuran. Sayup-sayup terdengar suara ibu-ibu merumpi.
"Lihat tuh ibu-ibu, benar kan kata saya?"
"Bilangnya saudaranya ada yang meninggal, eh tapi kok pulang-pulang bawa anak."
"Atau jangan-jangan anak sama suaminya yang dulu kali."
"Eh tapi kok anak itu pernah saya lihat di Instagram yaa waktu viral beberapa tahun lalu."
Sungguh mulut Jizah yang mendengar itu sangat-sangat ingin membalasnya. Tapi sebelum Jizah berbicara, beruntungnya Mufid langsung menariknya agar tak menghiraukan ucapan ibu-ibu tadi.
Setibanya mereka di taman pesantren, Jizah langsung duduk dengan perasaan kesal.
"Seharusnya tadi Abba biarin Umma balas ucapan mereka tadi." ucap Jizah kesal semb…
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
(149) Dia Anakku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Dewi_k
mari saling mendukung dan saling menghargai...semangat author🤗🤗🤗
salam dari " KESABARAN CINTA ".
2021-01-07
0
Hania
kereeeeen kk
lanjut
salam dari
MAHABBAH RINDU
SENYUM ANYA
2021-01-07
1