Setiap yang temu akan pergi. Yang tumbuh akan patah dan layu. Yang disayang akan hilang. Begitu juga dengan yang hidup pasti akan mati. Semuanya telah Allah tetapkan setelah ruh manusia ditiupkan kedalam rahim seorang ibu.
"Kalian yang sibuk dengan dunia, kami berikan pesan hari ini, pengumuman akan menyampiakan "telah meninggal dunia." Jadi bukan cuma rumah, mobil, semua akan ditinggalkan," jelas Ustaz Adi Hidayat.
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_
Setelah Aldi menghembuskan nafas terakhirnya, dokter memeriksanya lagi untuk memastikan dan ternyata memang Aldi telah meninggal dunia.
Jizah berusaha menenangkan Naura yang terus menerus memanggil ayahnya yang sudah tak bernyawa. Sementara Mufid bersama dengan Galih mengurus surat-surat kepulangan jenazah Aldi.
"Nak? biar Naura sama Bunda saja, kamu pasti lelah dari tadi menggendong dia terus." ucap Mila dengan air mata yang belum terhenti
Jizah melihat wanita paruh baya dihadapannya sungguh rapuh akhirnya menggeleng-gelengkan kepalanya "Tidak apa Bunda, Naura biar sama Anna saja." ucap Jizah
Naura mengeratkan pegangannya pada leher Jizah. Kenyamanan yang selama ini ia harapkan, berada dalam dekapan seorang ibu. Hari-harinya selalu bersama ayah serta kakek neneknya, tentunya sangat berbeda ketika merasakan kelembutan seorang Jizah.
Jizah tersenyum lalu mengecup pucuk kepala Naura "Malangnya nasibmu nak, anak sekecil dirimu seharusnya belum merasakan hal sesakit ini." gumam Jizah dalam hati dan buru-buru ia hapus air matanya
Mufid dan Galih datang menghampiri
"Ayah? jenazah mas Aldi sudah dimandikan oleh pihak rumah sakit, kita sudah bisa membawanya pulang." ucap Galih pada ayahnya yang sedang duduk dengan tatapan kosong
"Iya, ayo kita langsung bawa ke rumah. Ayah tadi sudah mengabarkan pada pak RT untuk mempersiapkan kedatangan jenazah Aldi." ujar Dani berusaha tegar
"Nak Khairul? apa anda mau untuk menjadi imam sholat jenazah nanti?" tanya Dani pada Mufid
"Insyaallah pak, saya bersedia." jawab Mufid
***
S…
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
(145) Bertemu Putramu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Ani Bestphone
masya Allah, jazakillah khairan kk, atas ilmu yg sudah kk berikan kepada saya melalui novel ini🙏🙏 smga semua ini akan menjadi ladang pahala buat kk, Aamiin ya robb🤗💓
salam kenal kk saya dri jambi
2021-01-26
1
Akmal Ramadhan
banyak pelajaran yang dpt d ambil sungguh luar biasa, semangat Thor lanjut
2020-12-31
5
Tri Sujarwati
luar biasa banyak sekali pelajaran yang bisa di ambil
2020-12-31
4