Bismillahirrahmanirrahim
^^^1 Tahun kemudian ~ Kairo, Mesir.^^^
Malam hari, suasana di kota terlihat indah dari tempat dua orang anak Adam tengah duduk saat ini. Langit yang cerah dengan bintang yang malu-malu, menemani malam yang sejuk karena desiran angin berhembus menyentuh kulit.
Jizah dan Mufid sedang duduk berdampingan di balkon kamar mereka. Sembari melihat kearah sungai nil yang terlihat menawan dengan pantulan cahaya dari hotel-hotel sekelilingnya. Tak lupa ditemani dengan dua cangkir minuman qasab (minuman yang terbuat dari sari tebu). Keduanya sudah beberapa bulan di Mesir, menempati sebuah rumah yang berpenghuni dua keluarga. Lantai satu dihuni oleh keluarga asli Mesir, sedangkan lantai dua diisi oleh Jizah dan Mufid. Bukan tanpa alasan mereka disana, selain ingin mengenang negara tempat mereka bertemu dan bersatu. Mereka juga melakukan traveling dakwah ke tiap-tiap majelis yang ada.
"Akhirnya kita berdua lagi ya Ba? seperti dulu. Masa-masa pengantin baru." ucap Jizah terkekeh, ia menyandarkan kepalanya di bahu suaminya
"Iyaa, tapi Abba kangen banget sama anak-anak sayang. Terlebih sama si kecil Nafisah. Dia benar-benar perpaduan antara Naura dan Akbar." ucap Mufid tersenyum mengingat wajah cucu pertamanya
"Iyaa Umma juga kangen banget, apalagi kita juga sedang menanti cucu kedua kita Ba? semoga Aisyah dan kandungannya selalu dalam lindungan Allah dan diberikan kemudahan dalam proses persalinannya nanti." ucap Jizah
"Aamiin..."
Aisyah telah menikah sebulan setelah Naura melahirkan. Waktu itu sebenarnya, Mufid dan Jizah berniat membicarakan tentang seorang laki-laki yang pantas untuk Aisyah. Mengingat umur putri mereka sudah cukup untuk menikah dan tidak ingin ada fitnah maka Mufid ingin menjodohkan putrinya dengan anak dari sahabat istrinya, yaitu Riska dan Zaki. Belum sempat hal itu tersampaikan, ternyata Allah telah menghadirkan sosok laki-laki sholeh untuk Aisyah, yaitu Ali Misbah.
...-------...
Keesokan harinya, Mufid sedang berada di kampus nya yang…
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
(177) Kebahagiaan, Kesedihan, Kesempurnaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Sitimaesaroh
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
2021-03-06
2
αιиυи мαя∂ιαн
perasaanku kok gak enak ya nih🤧
2021-03-06
1
Ismiyati
lanjut
2021-03-05
2