Seluruh keluarga Muhammad telah kembali ke Tangerang dengan berat hati. Karena mereka masih belum diberikan izin oleh Jizah untuk bisa menggendong keponakannya.
Umi Salma dan Umi Asma membantu Jizah untuk mempermudahkannya menyusui Kheiran. Sementara Mufid memperhatikannya dengan baik agar bila nanti berada dirumah, ia bisa membantu Jizah.
Abah Saman dan Abi Anwar mereka pulang ke rumah Mufid dan Jizah untuk beristirahat.
"Kamu dampingi istrimu dengan baik ya Rul? jangan biarkan istrimu menyusui sendirian. Kalau Kheiran bangun tengah malam? kamu juga ikut bangun jangan enak-enakan tidur." ujar Umi Asma pada putranya
"Sayang? lihat, masa Abba dimarahi didepan kamu ya?" kata Mufid yang menggangu putrinya yang sedang asik dengan sumber pokok kehidupannya saat ini
"Baa jangan dicium-cium terus." ucap Jizah sedikit menjauhkan wajah suaminya agar tak mengganggu putrinya yang sedang menyusu
"Khairul? dengar Umi gk?" tanya Umi Asma mencubit pelan Mufid
"Iya Umi ku sayang... Abba nya Kheiran mengerti." jawab Mufid mencium pipi Uminya
"Kamu sudah makan siang nak?" tanya Umi Salma
"Belum mi, nanti saja Khairul makan nya sekarang mau terus-menerus lihat si cantik ini." jawab Mufid mencium pipi anaknya lagi
"Jangan dicium-cium terus, kamu ganggu dia." ucap Umi Asma menarik anaknya untuk duduk dikamar istirahat agar tak mengganggu cucunya
Tiba-tiba Baby Kheiran melepaskan isapannya dan menangis kencang.
"Iyaa Abba GK pergi kok nak, sayang..." ucap Mufid yang kini berdiri di samping Jizah
Seolah bayi itu tak ingin jauh-jauh dari Ayahnya. Jizah memberikannya pada Mufid.
"Kenapa dia ngerti banget Abba nya gk boleh jauh-jauh ya?" tanya Jizah
"Aku anak pintar Umma, sekarang waktunya sama Abba. Umma kan sudah bawa aku selama ini." ucap Mufid yang seolah itu adalah putrinya
Kedua nenek yang masih berada disana memutuskan untuk meninggalkan keluarga kecil itu ke kamar istirahat.
Jizah tersenyum melihat suaminya menimang Kheiran dengan menyenandungkan sholawat. Impiannya untuk bisa merasa…
Takdir Illahi: Kebahagiaan, Kesedihan Dan Kesempurnaan
(133) Jangan Utun!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Rosa Alaisyah
ternyata aldi.
2021-03-03
2
Syafriyanti Abdullah
Seruuuuuuu
2020-12-18
3
Anin Nafila
beneran yg jd jodohnya bang rendi.aq Thor..😁😁
2020-12-16
3