"Jelita kok belum makan, sayang?" Oma Syeni meraih piring cucunya dan mulai menyuapi Jelita. Mulut Jelita tertutup rapat menolak suapan omanya.
"Ada apa ini, sayang?"
"Oma, ayah jam berapa pulangnya?"
Pertanyaan itu lagi. Spontan Nyonya Syeni meletakkan piring makan Jelita, menangkup kedua pipi cucunya berhadapan. "Kamu mau disuapin papah ya?"
Jelita mengangguk.
Hanya bisa menghela napas saja, dari pulang sehabis bermain dari mall bersama Afrinda memang Jelita berubah murung saat sampai di rumah. Manik gadis kecil ini terus memcari ke sudut ruang dan sesekali mengintip dari celah jendela menunggu kepulangan ayahnya.
Tidak bisa dipaksa untuk makan, pada akhirnya Jelita menaiki tangga masuk ke dalam kamar dengan perut kosong.
Nyonya Syeni memutuskan duduk menunggu di ruang tamu, sampai jam 22:15 pun ia rela menunggu putranya pulang. Jadi seperti ini perilaku putranya terhadap Jelita selama ini.
"Mah." Gharda terkejut mendapati mamahnya duduk tertidur di sofa ruang tamu. Namun ia hanya berdiri saja tanpa berniat menghampiri.
Nyonya Syeni tersenyum hangat. "Maaf mamah langsung bicara saja. Jelita belumm makan, dia katanya ingin disuapi sama kamu. Boleh ma-"
"Mah, Gharda juga lelah." Gharda memotong perkataan mamahnya.
"Astaga. Selelah apa pun kamu, kamu harus tetap lebih memprioritaskan anakmu dari apapun. Jelta belum makan sampai jam segini kamu tidak kawatir?" Nyonya Syeni tidak habis pikir dengan jawaban Gharda.
Tanpa menjawab apa pun lagi Gharda meninggalkan mamahnya begitu saja.
Setelah sampai di dalam kamarnya, Gharda melepas dasinya sudah gerah, menatap pantulan dirinya dalam cermin dan entah mengapa tiba-tiba bayangan wajah Jelita muncul dalam ingatannya.
Jelita belum makan. Melihat jarum jam tangannya, Gharda mencuci wajah sebentar berjalan ke kamar Jelita yang berada di samping kamarnya.
Membuka pintu pelan agar suara decitannya tidak menggangu, Jelita sudah tidur. Di dalam kamar itu juga terdapat foto Araz sedang tersenyum berukuran besar di dinding kamar b…
Cinta Pilihan Mas Duda
Perhatian Kecil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments