Mendengar pertanyaan Jelita yang membuatnua cukup malu, padahal ia sudah memakai baju yang menutupi bagian lehernya, anak kecil ini melihatnya dan penasaran.
"Bunda, digigit sesuatu makanya sampai merah-merah lehernya." Egwin menimpali menahan tawa setengah mati melihat kecanggungan pasangan baru ini.
"Dari mana Om Dokter tahu?"
"Tahulah, kan'dolter. Tidak percaya, coba tanya sama ayah kamu, siapa yang menggigit bundamu itu." Egwin memanas-manasi.
"Kau-" Gharda menatap horor pada Egwin yang tersenyum meledek.
Jelita dan Allen bingung melihat interaksi orang dewasa ini perkara tanda merah yang di leher bundanya, sudahlah, lagian bundamya juga tidak apa-apa.
"Kita pulang sekarang, ya," pinta Afrinda ingin menenggelamkan diri karena malu.
Pada akhirnya keluarga kecil ini masuk kedalam mobil masing-masing untuk kembali ke rumah, ditengah perjalanan Gharda terpaksa ke kantor ada panggilan darurat dari Rivzal. Dia naik taxi saja agar mamah, istri dan anaknya langsung pulang tidak perlu mengantarnya sampai ke kantor, sudah tidak sabaran ingin mendengar kabar dari Rivzal tentang rencana mereka perihal Tiffany.
Banyak sumber rekaman cctv yang mereka dapatkan serta nomor rekening yang diretas atas nama Tiffany dan beberapa bukti chat dari nomornya, terlihat jelas Tiffany dijemput seseorang dari lokasi rumahnya kemudian turun di lokasi gedung pesta pernikahan.
Bagian cctv lokasi gedung, tidak ada wanita itu terlihat, ayo coba diperhatikan lebih teliti lagi dimana dia bersembunyi, tetap tidak keliatan.
Bukti kedua dari chat nomor ponsel, tidak ada chattingan yang mencurigakan, menggalih terus sampai tertuju pada satu kontak yang tidak tersimpan, tanggal riwayat panggilan dihari yang sama.
"Ini nomor anak buah Bram." Gharda masih jelas mengingat beberapa data anak buah Bram yang diberikan anak buahnya padanya.
Sayangnya percakapan dari nomor itu sudah dihapus.
"Dari data transaksi disini dijelaskan bahwa Tiffany menerima transeferan dari nomor rekening ini-" Astrid menunjukkan…
Cinta Pilihan Mas Duda
Datang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments
Asyatun 1
lanjut
2023-05-20
0