Setelah menghabiskan banyak waktu untuk pemulihan fisiknya, hari ini Jelita kembali bersekolah lagi masih di TK yang sama. Namun ada yang berbeda dari tadi malam wajahnya tampak sedih tidak seceria biasanya, bukan hanya pagi tadi tetapi dari hari selama Afrinda tidak datang ke rumah.
Bibi Ema yang bertugas menunggu sampai sepulang sekolah, Gharda hanya mengantar tergesa mengejar waktu ada hal yang harus dia urus. Menurunkan Jelita membantu memakaikan tas mencium kening agak lama kemudian pamit pergi mobil keluar dari lokasi sekolah.
Tidak berselang waktu lama taksi yang ditumpangi Afrinda juga sudah sampai, ujung mata masih bisa melihat nomor plat mobil Gharda berjalan baru mengantar Jelita.
Sebenarnya merasa gugup, bukan karena pandangan yang masih menatapnya sinis. Apa yang akan dijelaskanya pada murid-murid kalau nanti sampai jadi keluar dari sekolah ini? Sekali lagi ia mengamati tulisan visi dan misi TK Bina Insani memandang satu per satu bentuk lokasi letak ruamgan.
Murid kelasnya belum datang semua, Jelita sudah masuk ke dalam sebelum ia sampai tadi. Mengabaikan guru berbisik-bisik tentangnya duduk mempersiapkN pekerjaanya itu lebih bermakna. Tangannya membuka laci meja merogoh memcari sesuatu seingatnya ia menyimpan di laci ini.
Matanya melirik sekitarnya memasukkan foto itu ke dalam tasnya agar tidak ada yang sampai tahu. Untung saja laci nya tidak bisa dibuka selain kunci miliknya, lega rasanya, jika ketahuan namanya cukup malu. Tidak pernah bercerita pada siapun dirinya diam-diam pernah mencetak foto yang sama dalam ponselnya di hari perayaan ulang tahun kemarin, dirinya cukup lihai menyembunyikan perasaanya pada orang lain.
Sebelum memulai jam pelajaran harus melapor ke ruang kepala sekolah, berpapasan dengan Miss Sofie kakinya hampir terjungkal untung cepat ia memegang tiang menopang keseimbangan badanya. Mengusap dadanya sabar berkali lipat demi kariernya agar tetap baik.
"Ternyata kau cukup pandai mencari backingan untuk menyelamatkan nama baikmu, muna…
Cinta Pilihan Mas Duda
Hampir Saja
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments