Bram tidak bisa menahan emosinya yang meluap-luap terima tidak terima apa yang sudah diucapkan Danu, dengan gerakan cepat tangannya mengarah ke arah Danu lalu melepaskan satu tembakan tepat sasaran, tidak peduli dengan tangisan Afrinda dan Dahlya.
Dengan sisa tenaganya Dahlya mampu terbangun dari pangkuan Danu melepaskan rantai yang terikat di kaki Danu, "MASSS!"
"AYYAH!!"
Danu meringis sakit memegang bagian dadanya yang tertembak, menggigit bibirnya kuat-kuat menahan kesadarannya. Tanpa merasa takut sama sekali tangannya memcabut peluru yang belum tembus sampai ke organ tubuhnya, terbatuk sakit mengeluarkan darah.
Bram menggilla seorang diri di tempatnya, tertawa tanpa henti memukuli kepalanya berkali-kali. "Jangan!!" gumamnya terus memukul kepalanya. Bayangan itu terus berputar menghantam kenyataan, dengan jelas ia bisa mengingat kejahatan besar yang pernah dilakukan dalam kerugian besar maupun kecil.
"Lari cepat," lirih Danu terbatuk agar kedua wanita ini segera pergi.
"Tidak, ayah. Ayah harus ikut kami. " Afrinda setengah mati mengangkat badan lemah ayahnya. Danu terjatuh perlahan menolak Afrinda.
"Frind, bawa ayahmu keluar. Cepat!" Dahlya merangkak di atas lantai yang berdebu, menepis tangan Afrinda hendak meraih tubuhnya.
"Mamah." Apapun ia kerahkan untuk membawa ayah dan mamahnya keluar.
Semakin menggila melawan isi kepala sendiri, dengan brutal ia menembaki udara pelurunya menyasar.
Napas Danu tersengal asap peluru dan debu ruangan bergabung semakin menyakitinya, tidak menyadari Afrinda sudah menyeret tubuhnya hampir mencapai pintu.
"Pergi sejauh mungkin, Sayang. Biarkan mamah yang menyelesaikan semua ini, kumohon pergilah!" pinta Dahlya suara terbata gerakan bibirnya mengusir Afrinda yang hampir mendekati dirinya.
Dor!! Dor!! Dor!!
"KAU SUDAH MATI ALFONSO!" Bram berteriak memyebut nama Alfonso memejamkan mata ketakutan menembak sembarang arah.
"AAUUH!!" Afrinda terserempet peluru tangannya berdarah.
"LARII AFRINDA, LARI!" Teriak Dahlya merasakan sak…
Cinta Pilihan Mas Duda
Tertembak 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments
Widya
lanjuuut
2023-05-12
0