Jelita dan Allen sedari tadi memonopoli Afrinda lengket terus di sampingnya, mencari perhatian agar menyuapi makan kedua gadis kecil itu. Mau berkata apa lagi Gharda mendengus sebal mau juga berduaan dengan kekasihnya.
"Mengalah dengan anak kecil," ledek Egwin menertawakan temannya ini.
Ticha dan Astrid pun sebenarnya sudah sangat merindukan sahabatanya ini, bernasib sama mengalah pada Jelita dan Allen.
Lelah bermain akhrinya anak-anak tertidur juga, Afrinda merungis kecil badannya terasa ringan hampir jatuh saat menuruni tangga. Menyeimbangkan kaki perlahan tersenyum pada semua orang yang sudah menunggunya di ruang tamu.
Egwin yang melanjutkan perawatan akhir Afrinda di rumah ini sudah melengkapi barang dan alat yang dibutuhkan, Afrinda mengangguk lemah yang terpenting kesehatannya segera pulih.
Empat hari berlalu Gharda tidak menganggu Afrinda meskipun sudah satu rumah, hanya sebatas menyapa di depan kamar mengajak mengobrol di taman belakang itupun waktu yang sangat semput sekali sekaligus bermain bersama Jelita. Selebihnya Gharda fokus mengerjakan file dan pertemuan dengan rekan kerja.
Ingin sekali bertanya tentang kabar orang tua kandungnya melalui ponsel memanggil Ayah Danu, Afrinda ragu membuatnya resah sendiri. Belum lagi kabar tentang orang tua angkatnya, enggan kesibukan Gharda sangat padat takut mengganggu.
Keberadaan anak-anak mampu mengalihkan kesedihannya saat bermain bersama, hanya itu pelipur lara. Sumpah, kepalanya mau pecah memikirkan tentang kedua pihak orang tuanya.
Setelah Jelita tidur malam Afrinda belum mengantuk, rumah sepi pemiliknya belum pulang entah pergi kemana. Tepat pukul 22:30 Afrinda masih setia menunggu siapa pun nanti yang pulang tidur-tiduran di atas sofa ruang ramu, kenop pintu bergerak siapa yang oulang?
"Sayang, kamu belum tidur?" Gharda bertanya cemas.
"Belum mengantuk, kamu dan mamah sibuk sekali akhir-akhir ini ya, sampai pulang larut begini."
Merasa bersalah benar memang ia terlalu sibuk dengan urusan kantor tidak menyempa…
Cinta Pilihan Mas Duda
Kecemasan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments