Mendengar kata sarkas adiknya Laxsa sangat menyakiti hatinya bagai ditikam seribu pedang, adik-adiknya pulang setelah diusir satpam keukeh meminta saham harus detik itu juga, martuanya ikut korban dari cacian mulut Laxsa jelas membuat Afrinda merasa tidak enak.
Lassio dan Swan tidak banyak bicara cendeung diam saja tetap menuruti apa kata Laxsa, entahlah, adiknya yang satu itu dari dulu mempunyai karakter kasar dan keras meniru papahnya, sudah dewasa dan sakit pun tidak ada perubahan sikap.
"Pusingnya," keluhnya berbaring lemas di atas ranjang di samping Jelita yang masih terlelap memejamkan mata menenangkan batinnya yang bergejolak.
Biaya pemakaman kedua orang tuanya keluar dari tabungannya, ternyata Bram pun belum membayar tagihan rumah sakit Laxsa, dirinya jugalah yang menebus dari uang pribadinya. Sekalipun ia dalam keadaan sakit waktu itu, Afrinda tetap melaksanakan tugas sebagai anak pertama untuk merangkul.adik-adiknya, menyembunyikan mereka agar tidak dikejar wartawan.
Lalu apa ini? Dirinya juga terkejut mendengar dari pengacara mamahnya Dahlya, bisa saja memberikannya pada Laxsa, tetapi dirinya pun sudah paham akan seperti apa hasil akhir bila saham itu jatuh ditangan mereka, Afrinda tidak rela kerja keras mamahmya lenyap begitu saja.
"Hah," menghela napas panjang.
Ponselnya berdering panggilan dari rumah sakit, ayahnya sempat kejang-kejang sudah stabil dan memcari dirinya terus-menerus, Afrinda panik bersiap pergi, mengirim pesan pada Gharda memberitahu dirinya hendak kemana.
"Mamah, Frind ke rumah sakit ya."
Ny.Syeni mengelus punggung memantunya sorot mencemaskanya, "Apa kau tidak lelah? Hubungi Gharda untuk menemanimu, ada ibumu disana, mamah takut kau akan diusur lagi."
"Tidak, Mah. Aku harus pergi, ayah sudah menungguku dan untuk masalah ibu aku sudah terbiasa, jangan terlalu cemaskan itu. Titip Jelly ya, Mah."
Ny.Syeni tidak bisa melarang menantunya, menghubungi salah satu bodyguard agar mengawasi Afrinda dari jauh.
Supir menunggu di parkiran Afrind…
Cinta Pilihan Mas Duda
Melepas Rindu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments