Gharda hanya membiarkan dokumen itu tanpa berniat mengerjakan, segelas kopi hangat mungkin sudah mulai dingin karena tidak disentuh sama sekali. Sejujurnya dia pun malas bekerja hari ini, tapi di rumah pun ia merasa enggan karena ada Afrinda di sana. Jadilah dirinya sendiri yang bekerja hari ini mengabaikan hari libur yang tercatat di kalander.
Teringat kejadian tadi pagi yang jelas-jelas ada Araz sedang melihatinya dengan tatapan sedih, bukan Afrinda. Tapi apa mungkin? Ahk! Mengacak tatanan rambutnya kasar, sepertinya harus benar-benar keluar hari ini.
Nomor Tiffany tidak bisa dihubungi membuatnya semakin frustasi, menghubungi managernya ternyata Tiffany sedang di kantor percetakan majalah JESSSKY. Lebih baik dia pergi menyusul saja.
Semua karyawan percetakan dan editor lainnya melihat Gharda tatapan memuja, tidak peduli berjalan menuju ruang pribadi Tiffany.
"Gharda." Tiffany berdiri terkejut tumben sekali dia mampir ke sini. Sekelibat bayangan Tiffany tersenyum penuh arti.
"Kau sibuk?" tanya Gharda duduk di hadapan Tiffany.
"Seperti yang kamu lihat sendiri, huff." Ayok pasang wajah kasihanmu, lupakan pertengkaran kalian kemarin.
Meminta maaf atas kesalahannya, Gharda tersenyum hangat maafnya diterima. Untuk sesaat mereka berdua berbincang hangat.
Ini kesempatannya!
Berpura-pura ke kamar mandi dengan meninggalkan berkas pekerjaanya berantakan di atas meja, ada sesuatu yang sudah diselipkan di antara ceceran kertas dan harus berlama di dalam kamar mandi sampai Gharda membaca isi kertas tersebut.
Satu detik...
Satu menit...
Gharda risih melihat kertas yang berantakan di atas meja, mengumpulkan agar terlihat lebih rapih dan ada satu lembaran kertas yang menarik perhatiannya. Tunggakan biaya penerbitan majalah yang membengkak, Gharda berdecak merasa kasian.
"Ghardaa!" Terburu-buru Tiffany berlari merebut kertas yang dipegang Gharda. "Kamu!" serunya pura-pura kesal.
"Kau butuh bantuan untuk JessSKy?"
"Tidak usah, Ghar. Aku masih bisa menghandelnya sendirian, aku suda…
Cinta Pilihan Mas Duda
Foto
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments