Bukannya karena kelelahan atau karena capek, hanya saja ia sedang tidak ada semangat dan pikirannya sedang kacau. Biasanya seorang Tiffany tidak pernah loyo, terus bekerja tanpa mengenal lelah bahkan orang lain harus berkorban untuknya. Harusnya malam ini adalah jadwal pemotreran untuk edisi terbitan untuk minggu ini, tapi dengan seenaknya saja ia menghentikan dan membuat cruw menunggu kapan moodnya kembali.
"Heh, mau sampai jam berapa kita mulainya? Semua sudah stay dari tadi, kamu enak-enakan duduk santai di sini!" hardik Ardan kesal dengan tingkah laku Tiffany.
Tiffany tidak mempedulikan ocehan Ardan, ia menatap malas pada cowok gondrong ini.
"Tiffany! Ini sudah jam berapa? Jam 21:30, dari jam 20:00 sampai sekarang kamu tidak memberi penjelasan, jadi tidaknya pemotretan malam ini. Kamu asyik sendiri dengan lamunanmu, tanpa mempedulikan orang lain yang sudah membuang waktunya hanya untuk meladinimu! Ngomong sekarang, Lanjut atau kami pulang?!" erang Ardan frustasi sendiri.
Ardan tidak mendapatkan reaksi apa pun dari Tiffany. Melihat jam tangannya menarik napasnya kasar, melihat layar ponselnya. Harusnya malam ini ia bisa menyempatkan waktu untuk bertemu dengan Afrinda, sesuai dengan perjanjian mereka jam 21:00 di kafe 24 jam yang tidak jauh dari tempat tinggal Afrinda. Tapi ini saja mereka belum mulai, ahk. Lagian percuma saja, pasti Afrinda sudah pulang karena tidak mungkin menunggu sudah setengah jam terlambat. pikirnya.
"Suruh mereka semua pulang, tapi kamu Ardan tetap di sini temani saya," titah Tiffany setelah lama berkuat dengan lamunannya.
Ardan menolak tetap ingin ikut pulang, namun tiba-tiba ia merasa kasihan juga melihat Tiffany memelas untuk tetap bersamanya malam ini.
"Ikut aku ke ruanganku."
Ardan menurut mengikuti Tiffany. Semua sudah pulang dan gedung sudah sepi, hanya tinggal mereka ber dua di dalam. Tenang saja, Ardan masih waras tidak akan melakukan sesuatu yang diluar wajar.
Mata Ardan terbelalak melihat ada satu isi lemari yang sedang dibuka T…
Cinta Pilihan Mas Duda
Mabuk
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments