"Mau sampai kapan aku di sini, ahkkk!" Afrinda merengek seorang diri di dalam kamarnya, ia ingin keluar dari rumah ini. Kembali mengingat pembicaraan dengan Gharda waktu itu terus berharap semoga janji itu bisa ditepati, tetapi tidak munafik ia pernah meragu dengan hubungannya. Apakah cincin yang ditunjukkannya kemarin bisa melingkar dijarinya? Dia sangt merindukan Gharda dan teman-temannya, dunia luar dan ingin bersantai mendengar berita apa saja, dia ingin bekerja mencari uang. Kurang lebih satu bulan lagi pernikahannya dengan Egwin akan dilaksanakan, menunggu hari itu tiba terasa lama bila ia terus terkurung seperti ini.
Melampaiaskan kerinduannya tidak tahu melalui apa, foto saja tidak punya, matanya memerah sulit terpejam menunggu fajar sambil berkhayal tentang kehidupannya.
Dahlya membuka pintu kamar Afrinda perlahan, tubuh Afrinda tidur menyamping sepertinya kelelahan habis menangis jejak air mata mengerung di pipi Afrinda.
"Afrinda."
"Hey."
"Afrinda."
Menarik napas panjang membangunkan tertanya sangat lelap sekali tidurnya tersenyum kecut memperhatikan detail wajah itu dalam-dalam seraya punggung tangannya mengusap lembut agar tidak menganggu tidur nyenyaknya.
"Mbak Nurma, Mas Danu, maafkan aku," ucapan itu lolos dari bibirnya mengganti posisi duduk setengah beraring air matanya mulai basah.
Bolehkah ia menyesal telah menikah dengan pria seegois Abraham suaminya? Bolehkah ia diberi kesempatan untuk berbicara dari hati ke hati pada ketiga putra kandungnya?
Awalnya ia berpikir bahwa menjadi istri seorang pejabat berbakat seperti Bram adalah kebahagiaan dan mampu mengangkat derajatnya, ternyata semakin ia bertahan rasanya semakin menekan mentalnya.
Tiga tahun tidak kunjung dikarunia keturunan membuatnya semakin tersiksa, setiap uang yang diberikan suaminya padanya selalu diawali dengan perkataan yang menyinggung hatinya "Kau nikmati uang ini sesukamu, jangan banyak bertanya. Kau adalah istri yang sengaja kubayar dan kau harus mau mengikuti gaya hidup istri pe…
Cinta Pilihan Mas Duda
Dahlya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments
Asyatun 1
lanjut
2023-04-04
0