Jantungnya berdebar-debar wanita yang masih tertidur di hadapannya betul-betul menyerupai wajah istrinya sewaktu masih muda dulu, bentuk matanya menyerupai dirinya, tanpa sadar air matanya menetes haru ingin langsung merengkuh tubuh itu membawanya ke pelukannya.
"Tahan dulu, mantan Paman Martua," ucap Egwin memperongati Danu.
"Saya sudah semakin percaya bahwa dia putri saya, tanpa tes DNA sekalipun hati saya merasakan ada suatu ikatan dalam diri kami. Bo-bolehlah saya langsung mengatakan keberannya saat dia bangun dan mekbawanya pulang?" Danu berujar pandangan menohon tidak sabaran.
Egwin menghela napasnya kasar, "Sabar dulu, Paman Martua. Afrinda pasti terkejut dan bingung, dekatilah dia senatural mungkin. Anda harus bersama mantan Bibi Martua untuk menjelaskannya pada Afrinda." ujar Egwin menerangkan.
"Kenapa begitu?" wajah Danu langsung murung.
Gharda yang masih termenung menatap wajah Afrinda berdiri ikut bergabung bersama obrolan itu. "Tiffany ponakanmu itu yang harus kita awasi, dia bisa saja melakulan segala cara untuk menghalangi remcana kita kalau dia tahu kebenaran ini. Rasa dendam pada Afrinda yang membuatnya niat melakukan itu. Iya'kan Egwin?"
"Kau-" merasa disindir.
Gharda dan Egwin tersenyum mengejek saat menyebut nama Tiffany, Danu tidak berkomentar ia paham betul bagaimana kedua pria ini adalah korban kelicikan Tiffany.
Tujuan mereka sudah sampai, mobil yang sudah disulap menyerupai bagai ambulance. Egwin mengatur alat medis yang terpasang menempel di tubuh Afrinda, Gharda mendorong brankar masuk ke dalam ruang khusus.
"Kenapa Afrinda belum sadar juga sudah tiga jam, katamu dosis biusnya ringan." Gharda menyentak Egwin mulai cemas karena Afrinda belum bangun juga.
Untung saja Egwin terlatih mempunyai kesabaran setebal buku dosa, dengan telaten ia memeriksa kondisi alat vital, lagi ia harus berdebat menghadapi Gharda yang sangat cemburu ketika tangan Egwin bergerak membuka kancing arah dada baju Afrinda. Suara sengit pecah Danu melerai.
Danu menahan…
Cinta Pilihan Mas Duda
Racun
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments