"Namanya Jelita, karena wajahnya cantik seperti kamu," ungkap Gharda mencium kening bayi Jelita yang sedang di gendong Araz.
Jika diingat kilas enam tahun lalu saat Jelita masih dalam kandungan pun, Gharda adalah benar-brnar sosok garda terdepan untuk siaga mememuhi masa ngidam bahkan rela menahan kantuk menemi Araz yang tidak bisa tertidur. Sosok ayah paling antusias mempersiapkan segala sesuatu untuk babynya yang sebentar lagi lahir, merencanakan catatan masa depan Jelita. Araz adalah wanita paling bahagia saat itu.
Kelahiran tiba, Gharda rela meninggalkan client pentingnya berlari mengejar persalinan istrinya. Menyeka keringat membiarkan tangannya dicakar, bahkan dialah yang mempersiapkan namanya. Berjanji akan menjaga dan membahagiakan Jelita putrinya.
Tapi sekarang kenyataannya berbanding terbalik, kejadian ulang tahun pertama Jelita itulah awal dari segala kepercayaanya hilang. Pikirannya dikuasai dengan hal jahat yang akan dibuktikannya hari ini, hari ulang tahun Jelita yang ke lima.
Pulang ke rumah dengan membawa kado untuk Jelita, namun kekecewaan yang diterimanya. Araz dan Rooby, si mantan kekasih Araz.
"Jelita juga anakmu, Rob! Kau mau membunuhnya?!"
Teriakan Araz dari dalam rumah mengoyak hatinya, dan hanya dengan ucapan itu Gharda berlalu pergi tidak mempedulikan penjelasan Araz bahkan sampai istrinya meninggal pun kebenaran itu tidak dicarunya.
Gharda terbangun tersentak dengan mimpinya, mengucek matanya melihat jam pukul 05:30 pagi. Bergegas mempersiapkan diri untuk hari ini, Jelita masih tidur meringkuk di dalam kamarnya, selimut sudah bergeser ke sembarang arah.
"Bagaimana jika dia benar anakku? Pasti salah, Jelita anak Robby, anak Robby!" tekatnya dalam hati.
Hatinya gamang membayangkan kedua-duanya, sudah terlanjur menyebur sekalian basah semua. Apa pun nanti hasilnya, tetap ia harus bertindak hati-hati.
"Hari ini tidak ada sekolah, gurumu semua sedang rapat," ucapnya bohong. Gharda harus bisa membawa Jelita hari ini, mamahnya belum pulang dan in…
Cinta Pilihan Mas Duda
Ingatan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments
Evi Lusiana
seorg ayah yg buruk,membenci tnp mncari tahu kbenarany
2025-08-31
1