Di ruang yang lampu meredup Gharda masih setia tidak memejamkan matanya untuk tidur padahal ini sudah larut, semua sudah kembali ke rumah dan dirinya bersikeras menjaga menunggu putrunya. Sesekali mengemgam tangan lemah Jelita kemudian mengecupnya berulang-ulang, pandangannya tidak lepas dari wajah pucat Jelita yang ditutupi masker oksigen dan perban melilit di kepalanya.
Kembali membuka surat keterangan hasil tes DNA membacanya berlinang air mata, melipatnya lalu meremas membuang melempar ke tempat sampah. Dengan perasaan yang sangat menyesal Gharda mengusap wajahnya.
Atas dasar apa sebenarnya ia melakukan hal bodoh ini? Sampai melupakan dan membuat putri kandungnya hampir meregang nyawa.
"Bangun, Nak. Jangan hukum ayah seperti ini," ujarnta lirih memeluk tubuh mungil itu.
Hingga akhirnya ia tertidur dengan jejak air mata yang mengering, mengabaikan panggilan Tiffany dalam ponselnya.
Jam 05:00 pagi terbangun, putrinya masih lelap dalam mimpinya. Tidak berniat membalas pesan dan panggilan Tiffany dan jujur saja ia pun mulai berpikir ulang tentang wanita itu karena lebih mementingkan pekerjaan dari pada dirinya yang sedang membutuhkan sosok kekasih di sampingnya, Rivzal menggantikan pekerjaannya sementara dan harus menutupi kejadian ini dari media klarifikasi berbohong.
"Biar saya sendiri yang me-lap, Suster cukup memberikan saya arahan saja." Gharda memaksa kehendaknya dan suster perawat ingin menolak tapi kalah hanya berdiri mengawasi dan memberi arahan.
Sangat hati-hati Gharda mengusap lap yang disediakan rumah sakit ke permukaan kulit Jelita, seksama mendengar arahan agar tidak melakukan kesalahan.
Setelahnya belajar menukar infus pada perawat, agar ia bisa agak leluasa merawat Jelita.
Ponselnya berdering lagi, menolak panggilan Tiffany.
Tiffany berdecak kesal wajahnya menggerutu, Ardan yang di samping ikut terkena imbasnya.
"Hei, Tiffany! Kali ini kau harus profesional, selesaikan pemotretan ini agar semua cepat rampung." Ardan percuma berbicara, Tiffany duduk…
Cinta Pilihan Mas Duda
Akan Lebih Memikirkannya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments
Widya
double up dong thor.....🥰🥰
2023-02-04
2
Hernike Eka Darmuji
Dikit amat thor
2023-02-04
1