Melalui ponsel Danu, pihak warga setempat mengabarkan bahwa mereka akan menjenguknya siang ini, Danu sangat senang mengingat belum lama ia tinggal di daerah itu tetapi sudah mendapat perlakuan seramah itu dari tetangga lingkungannya.
"Jam berapa mereka sampai?" tanya Danu suaranya masih bertahap pemulihan, luka dalam di bagian tengorokannya sudah mulai sembuh.
"Ini masih jam sepuluh pagi, dua jam lagi mereka datang. Ayah tidak sabar ya." Afrinda memyahut sambil memakan roti untuknya.
"Iya." Danu tersenyum cerah. Rasanya lega sekali peralatan medis itu sudah lepas satu per satu, ini hanya akat infus yang masih terpasang.
"Ayah, ayah. Aku tinggal dulu ya, aku mau ke ibu." Afrinda membuka gorden tirai pemisah, Danu dan istrinya bisa saling bersitatap karena gordennya sengaja dibuka.
Lalu bagaimana keadaan Nurma sekarang? Afrinda duduk tersenyum meraih buah dari atas nakas kemudian mengupasnya, "Ibu makan buah dulu ya," tawarnya perhatian.
"Masih kenyang."
Sudah tidak merasakan sakit apa pun menghadapi sinis ibunya, tersenyum biasa saja dan akan tidak terlalu ambil hati seperti biasa. Sampai detik ini Nurma selalu menjauh menolak segala tindakan Afrinda sekalipun untuk kesehatannya sendiri, tidak peduli dengan reaksi ibunya Afrinda sudah selesai mengupas buahnya.
Hubungan keduanya sudah mulai membaik dibanding kemarin, Afrinda menjaga ibunya di sini sudah beberapa hari lamanya, dan Nurma sudah meltih emosionalnnya pada yang dianggapnya orang lain tanpa sadar ia sudah mulai terbiasa dengan adanya Afrinda. Dua sifat yang berbeda ada dalam dirinya, gensi tidak mau mengaku.
"Siang nanti tetangga kalian akan menjenguk kesini, katanya rindu sama ibu," ujar Afrinda tersenyum.
"Ya biarkan saja."
"Ibu tidak ada rencana gitu, mau memperkenalkan aku di hadapan tetangga kalian?"
"Tidak. Mereka tahunya Tiffany putriku, bukan kau."
"Mereka pasti sudah menonton berita waktu itu, pasti sudah mengetahui siapalah anak kandung ibu dari keterangan resmi persidangan kasusnya."
"Jangan s…
Cinta Pilihan Mas Duda
Dijenguk
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments