Pantasnya disebut seperti apa keluarga Sinatran, pecundang? Atau, memang sengaja bersembunyi sedang merencanakan sesuatu hal besar nantinya. Bukan asal ambil kesimpulan, Gharda dan temannya sudah menyerahkan beberapa kasus kejahatan luar biasa yang dilakukan keluarga itu kepada kepolisian tinggi negara, beserta bukti yang sudah jelas sekali. Namun sayangnya semua itu tidak ada penidak lanjutan lebih serius, contohmya saja kasus Perusahaan kemarin, polisi memutuskan sepihak menyerahkan Dewono pada pengadilan tanpa membongkar si pelaku utama. Masih ada kejahatan besar lainnya, bukannya ditangkap juatru menghilang dengan nyaman.
"Aku yakin sekali pasti oknum kepolisian ikut menyembunyikan kejahatan Bram," ucap Rivzal memberi menurutnya.
Gharda memandang lurus ke depan otaknya berpikir keras apa yang akan dilakukan untuk membuat Bram datang sendiri padanya, agar semua ini tidak menimbulkan teka-teki menganggu ketentraman hidup banyak pihak. "Apa kita sogok mereka saja agar mau bergabung bersama kita?" tanyanya memberi usul.
Astrid dan Rivzal saling pandang mengesah kasar, ini bukan remcana yang baik. "Bram bukan menekan mereka dengan uang, tapi bisa jadi sudah mengorbankan hal yang berharga mengancam agar menuriti perintah Bram. Percuma sekalipun kita mengeluarkan uang yang lebih besar," sahut Rivzal.
Ada benarnya juga.
"Kalian!" Kemunculan Egwin dari dalam kamar Afrinda menghentikan obrolan mereka. "Ada apa ini?"
"Ck. Bagaimana keadaan Afrinda?" Gharda tidak menjelaskan kebingungan Egwin, ia lebih memikirkan kekasihnya.
"Dia sudah sehat racunnya sudah bersih seluruhnya, kau sudah bisa menjenguknya ke kamarnya."
Gharda melotot, mereka tertawa melihat ekspresi Gharda. Mamahnya dan anak-anak di dalam bersama Afrinda. Sangat pantang kalau Gharda masuk, takut ada setan.
Makan malam semua berkumpul merayakan hasil tes kesehatan Afrinda, setalahnya pulang satu-persatu.
Gharda duduk gelisah di kamarnya mengusap wajahnya kasar, sudah beberapa hari terakhir ia dilarang keras be…
Cinta Pilihan Mas Duda
Rencana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments