Gharda membantu Afrinda berbaring di atas brankarnya, Dokter Indri melarangnya pulang ke rumah malam ini sidah terlalu larut. Setelah cukup menumpahkan air mata kecewa dalam pelukan Gharda, semua tidak baik-baik saja setelahnya.
"Tidurlah, Frind. Aku akan menjagamu."
Membuka matanya ia berpura-pura tidur, menarik selimutnya mengesah kasar. "Tidak nyaman, Ghar. Aku ingin pulang saja," jawabnya.
Dari raut wajah pun Afrinda memang belum mengantuk, memaksa tidur pun tidak bisa juga. Gharda sudah menahan kantuk tetapi demi kekasihnya ia melawan agar terus terjaga sampai Afrinda yang tidir lebih dulu.
"Kau pasti banyak pikiran'kan," tebak Gharda lebih bwik membuka obrolan saja sampai menunggu mengantuk. Memutar posisi tegak tersenyum hangat.
Membantu Afrinda melaui bertukar cerita seperti ini.
Apa sekarang menceritakannya? Tapi Gharda sudah terlihat lelah sekali, Afrinda tidak enak hati.
"Cerita saja, aku masih kuat untuk mendengarmu."
"Kamu ini," ujarnya salah tingkah pikirannya bisa ditebak.
Afrinda berada di posisi yang sulit dan serba salah, keluarga kandung dan keluarga angkatnya yang memenuhi isi kepalanya. Sudah mengetahui siapa orang tua kandungnya tetapi dalam waktu yang salah, ibunya lebih memilih Tiffany sebagai posisi dirinya, Tiffany menganggapnya rival, ayahnya akan jauh darinya.
Ia tahu ibunya sudah terkena hasutan Tiffany, tapi di sisi lain hatinya tidak bisa berbohong sakit sekali mendengar penolakan yang tadi. Mau membalas Tiffany yang berniat membunuhnya pun enggan, cukup berurusan jangan sampai panjang bisa saja dimanfaatkan aTiffany menjelekkan namanya di depan ibunya. Afrinda masih rindu, pasti. Namun untuk saat ini situasi tidak mendukung untuk hal itu, mengambil keputusan meninggalkan kota ini biarlah Tiffany hidup dengan orang tuanya, Afrinda percaya suatu hari nanti kedua orang tuanya akan mengakuinya, ini masalah waktu dan pikiran ibunya pasti akan mulai terbuka. Tapi dimana lagi ia tinggal setelah ini?
"Lusa kita akan pulang ke rumahku, kamu b…
Cinta Pilihan Mas Duda
Curhat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments