Tidak tahu ini jalan arah kemana, semua terlihat gelap tidak ada lampu penerang sama sekali, mau melanjutkan mobil sangat rawan tidak melihat jalan arah depan. Rinto merinding takut kalau sampe kecelakaan justru nyawanya ikut menghilang, belum sampai di titik tujuan yang ditentukan si penyuruh dengan tergesa menurunkan kedua anak kecil yang tertidur lelap menggendong membaringkannya di atas semak, menyeret tubuh Afrinda men-sejejerkan ketiga orang itu tanpa kasihan, penerangan cahaya lampu mobil ngos-ngosan langsung pergi meninggalkan begitu saja. Setidaknya mobil ini dijual, dia akan kabur dari sipesuruh karena tidak melakukan sesuai rencana. Semoga mereka tidak sampai tewas di sini.
Entah sudah berapa lama tidak sadarkan diri Afrinda terbangun kedinginan udara yang membuatnya menggigil dan rasa lembab dari badannya, meraba sekitar tercengang ia tertidur di rerumputan yang menempel di telapak tangannya membersihkan sisa pasir yang menempel di tubuhnya.
"Anak-anak." Terbelalak Jelita dan Allendra masih tidak sadarkan diri.
"Ini dimana?" Berdiri mengamati sekitar, beberapa saat ia tersadar ingat dengan kejadian sebelumnya. Panik meraba tas yang dipakainya tadi, syukurlah tidak ada barang yang hilang. Mencari ponsel signal kosong tidak ada sama sekali, tas mungil yang biasa dibawa Allendra hanya berisi obat, botol minum, roti pengganjal lapar dan jam tangan mati.
"Sayang bangun." Mengusap pipi Jelita lembut bergantian Allen juga, mereka harus berjalan mencari jalan pulang.
Waktu sudah menunjukan pukul 00:00 WIB, pasti yang lain ikut menghawatirkan mereka.
Jelita mengerjapkan mata langsung menangis kencang ketakutan dan baru saja mimpi buruk lagi, Allen ikut terbangun rasa pusing meringis memanggil ayahnya terisak kecil.
"Miss, ini dimana? Kenapa gelap? Kita tidur ditanah?" Allen bertanya banyak.
"Miss, ada orang yang mengejar miss, Jelly lihat papah ditembak dor dor dor. Takut!" Adu Jelita menceritakan mimpi buruknya dengan cerita yang sama pada mimpi buruk kemarin.
A…
Cinta Pilihan Mas Duda
Di Tempat Yang Gelap
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments
Asyatun 1
, lanjut
2023-05-05
0