Langit pagi di Kota Malang masih menggantungkan rintik hujan sejak malam sebelumnya. Di rumah sakit tempat Kayana dirawat, suasana masih tenang, dengan hanya suara langkah kaki perawat yang terdengar di lorong.
Alastar, yang menghabiskan malam di samping Kayana, terlihat duduk bersandar di kursi kecil di dekat ranjang gadis itu. Matanya merah karena kurang tidur, tetapi ia tidak peduli. Baginya, memastikan Kayana baik-baik saja adalah prioritas utama. Ia mengusap wajahnya, lalu menatap Kayana yang masih terlelap. Wajahnya tampak lebih tenang dibanding malam sebelumnya.
Pintu kamar terbuka perlahan, dan Frasha masuk dengan membawa secangkir kopi dan beberapa bungkus roti. Ia menatap Alastar yang terlihat kelelahan.
"Gue bawain kopi. Lo butuh ini," kata Frasha sambil meletakkan kopi di meja kecil di samping Alastar.
"Thanks," jawab Alastar singkat, mengambil cangkir itu tanpa menatap Frasha. Matanya tetap terpaku pada Kayana.
"Lo nggak tidur semalaman, kan?" tanya Frasha sambil duduk di sofa kecil di dekat jendela.
Alastar menggeleng pelan. "Gue nggak bisa ninggalin dia. Kayana itu bukan cuma teman buat gue, Sha. Dia udah kayak... separuh dari diri gue."
Frasha mengangguk pelan. Ia bisa melihat betapa dalamnya perasaan Alastar terhadap Kayana, meski pria itu jarang mengungkapkannya secara langsung.
"Gue ngerti, Star. Tapi lo juga harus jaga kesehatan. Kalau lo sakit, siapa yang bakal jagain dia?" Frasha menasihati dengan lembut.
Alastar hanya mengangguk, tidak menjawab. Ia kembali menatap Kayana, berharap gadis itu segera sadar dan mengakhiri kecemasannya.
****
Di tempat lain, di apartemen milik Alarick, suasana berbeda. Barram, Alarick, Faldo dan Falleo berkumpul di ruang tamu, membicarakan apa yang terjadi pada Kayana.
"Jadi, Alastar bener-bener nginep di rumah sakit?" tanya Faldo sambil menyeduh kopi. Karena semalam, ia sedang tertidur lelap di sofa.
"Ya, dia langsung cabut semalem tanpa pikir panjang. Gue belum pernah liat dia sekhawatir itu," jawab Barram, mengan…
Alastar
Bab 9. Langkah Baru dalam Hujan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments