Mata pelajaran Fisika sedang berlangsung di kelas MIPA 1. Guru mereka, Pak Renaldi, yang terkenal sangat serius dan jarang bercanda, sedang menjelaskan materi tentang Hukum Termodinamika. Suaranya tegas, namun tidak cukup keras untuk membangunkan seorang siswa yang tengah bersandar malas di mejanya.
Alastar, dengan rambutnya yang sedikit berantakan, terlihat tertidur pulas di bangku dekat jendela. Cahaya matahari pagi menerpa wajahnya, membuat kulitnya terlihat lebih cerah. Di sebelahnya, Lara duduk dengan gelisah. Pandangannya terus bergantian antara papan tulis dan Alastar.
Lara menggigit bibir bawahnya, mencoba menahan dorongan untuk membangunkan teman sebangkunya. Tetapi, rasa cemasnya lebih besar. Bagaimana kalau Pak Renaldi sadar? pikirnya. Dengan hati-hati, ia mengulurkan tangan, menyentuh pelan bahu Alastar.
"Alastar... bangun, dong," bisiknya nyaris tak terdengar.
Namun, Alastar tidak bereaksi. Ia hanya bergumam pelan, kemudian kembali diam. Lara mendesah pelan. Baru saja ia hendak mencoba lagi, tangannya dicegah oleh Kayana, yang duduk di bangku belakang mereka.
"Jangan diganggu," ujar Kayana sambil memiringkan kepalanya sedikit, tatapannya dingin seperti biasa.
Lara menoleh cepat, sedikit terkejut.
"Tapi dia—"
"Dia butuh istirahat. Kalau sampai ketahuan, biar dia yang tanggung sendiri," potong Kayana sebelum Lara selesai bicara. Nada suaranya terdengar begitu tegas, seolah tidak memberi ruang untuk berdebat.
Lara mematung. Pikirannya langsung terlempar ke percakapannya dengan Barram kemarin. Tentang Kayana.
"Oh... sorry," gumam Lara, menarik tangannya dengan cepat. Ia kembali duduk tegak, meski hatinya masih terasa ragu.
Di sisi lain kelas, Faldo, Barram, Alarick, dan Falleo memperhatikan mereka dengan rasa ingin tahu yang terpendam. Faldo, yang terkenal paling iseng di antara mereka, membisiki Barram.
Di depan kelas, Pak Renaldi berhenti menulis di papan tulis dan berbalik, menatap tajam ke seluruh ruangan. "Kalian semua mengerti sampai sini? Kalau ada y…
Alastar
Bab 53. Saat Perasaan Tak Pernah Sampai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments
erta
Saya suka ketegasan Frasha... lanjutkan Thor
2025-01-21
0