Langit mulai meredup, dan suara kendaraan mendominasi sepanjang jalan raya yang padat. Lampu merah menghentikan semua kendaraan, menciptakan barisan rapi yang sesekali diselingi suara klakson. Alastar memperlambat motornya, memastikan posisinya sejajar dengan motor Alarick yang sedang membonceng Frasha.
Kayana yang duduk di belakang Alastar memeluk erat pinggangnya. Jaket Alastar yang ia kenakan terikat rapi di pinggang, menutupi pahanya. Angin malam menerpa mereka, namun kehangatan jaket itu membuat Kayana merasa nyaman.
Pandangan Frasha jatuh pada Kayana. Tatapan dinginnya beralih dari wajah Kayana ke tangan gadis itu yang melingkar erat di tubuh Alastar. Ada sesuatu yang menusuk dalam hatinya, meskipun ia tak mampu menjelaskan apa. Tanpa sadar, ia menarik napas panjang, matanya tak lepas dari mereka.
Dari balik helmnya, Alastar menangkap perubahan ekspresi Frasha melalui kaca helm Alarick yang sedikit memantulkan bayangan. Ia tersenyum kecut, membuka kaca helmnya, dan menatap Alarick. “Bau-bau balikan nih,” ujarnya dengan nada menggoda.
Frasha tersentak, tangannya secara refleks melingkar pelan di pinggang Alarick. Gerakan itu membuat Alarick sedikit terkejut, tapi ia tidak mengatakan apa-apa. Sebaliknya, ia hanya menoleh pada Frasha, mencoba mencari jawaban di balik tindakan tiba-tiba itu.
Di belakang Alastar, Kayana memperhatikan semua itu dengan bingung. Ia menepuk bahu Alastar pelan. “Star, udah lampu hijau tuh,” katanya mengingatkan.
Alastar mengangguk, menoleh sebentar ke Alarick dan Frasha. “Rick, gue tunggu kabar baiknya besok,” ujarnya dengan senyum setengah mengejek sebelum melajukan motornya.
Kayana mendesah kecil. “Kok lo suka banget bikin situasi jadi canggung sih, Star?” tanyanya dengan nada setengah bercanda.
Alastar tertawa kecil. “Kadang, suasana kayak gitu seru juga. Lo nggak lihat ekspresi Frasha tadi?”
Kayana menggeleng pelan, meski dalam hati ia merasakan sesuatu yang tidak nyaman. “Mungkin gue nggak perlu lihat,” gumamnya pelan.
****
Alarick…
Alastar
Bab 27. Rumit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments