Kayana berdiri di depan pintu kelas baru di sebuah sekolah yang serba baru bagi dirinya. Kakinya terasa berat, matanya menatap kosong ke dalam kelas yang tampak berbeda dengan kelas-kelas di SMAGA. Dinding-dindingnya dicat dengan warna pastel yang cerah, dan meja-meja rapih teratur dengan kursi-kursi yang tampak lebih nyaman. Namun, sesuatu dalam diri Kayana merasakan kekosongan, sebuah jarak yang terasa semakin dalam.
Ia menarik napas, berusaha menenangkan dirinya sebelum melangkah masuk. Saat pintu terbuka, semua mata tertuju padanya. Mereka semua menilai, menilai dirinya sebagai anak baru, sebagai orang yang tidak dikenal, yang tampaknya jauh berbeda dengan mereka. Kayana mengenakan seragam dengan gaya yang sedikit berbeda. Bandana hitam di kepala menambah kesan tegas pada penampilannya, sebuah simbol dari dirinya yang kini baru.
"Selamat pagi," kata seorang guru dengan suara lembut, memecah keheningan. "Ini Kayana, siswi pindahan dari Malang. Mari kita sambut dia dengan baik."
Kayana menyembunyikan ekspresi terkejutnya di balik senyum yang terpaksa ia pasang. "Selamat pagi," ucapnya pelan.
Di depan kelas, seorang guru yang terlihat ramah dengan kacamata besar tersenyum padanya. "Selamat datang, Kayana. Ayo, perkenalkan dirimu pada teman-teman sekelas."
Dengan hati yang berdebar, Kayana berdiri di depan kelas dan melirik ke seluruh siswa yang kini memandangnya. Ia menundukkan kepala, berusaha menjaga agar suaranya tidak gemetar.
"Hai, gue Kayana. Gue pindahan dari Malang. Senang bisa bergabung dengan kalian semua," katanya dengan suara pelan, meskipun ia berusaha keras agar nada suaranya terdengar percaya diri.
Beberapa siswa mengangguk dan tersenyum, tetapi Kayana bisa merasakan ada sedikit ketegangan di udara. Entah kenapa, ia merasa seperti orang asing di tempat ini, meskipun mereka semua tampak ramah.
Sang guru yang mengenakan kacamata itu kemudian berkata, "Baiklah, Kayana. Silakan duduk di bangku yang sudah disiapkan untukmu di sana," katanya sambil menunju…
Alastar
Bab 69. Manusia dengan Hati yang Pernah Patah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments