Langit malam begitu cerah, bintang-bintang terlihat jelas, seolah menjadi saksi perjalanan singkat yang terasa panjang bagi Alastar dan Kayana. Mereka duduk dalam diam di dalam mobil Alastar, yang melaju tenang menuju sekolah. Di luar, lampu-lampu jalan tampak redup, namun suasana di dalam mobil justru lebih hening dari seharusnya.
Kayana melirik Alastar sekilas. Wajahnya tampak tegang, rahangnya mengeras seperti sedang menahan sesuatu. Keheningan itu terlalu pekat, membuatnya merasa tidak nyaman. Ia menarik napas dalam-dalam, mencoba mencari celah untuk bicara.
"Star, kenapa lo diem aja dari tadi?" tanyanya pelan, suara yang biasanya lembut kini terdengar sedikit ragu.
Alastar tidak langsung menjawab. Matanya tetap terfokus pada jalan di depan, tetapi tatapannya kosong, seperti pikirannya sedang jauh. Setelah beberapa saat, ia menoleh singkat pada Kayana, lalu kembali memandang jalan.
"Lo udah nggak butuhin gue lagi?" tanyanya tiba-tiba, suaranya datar, tetapi ada nada terluka yang jelas terasa.
Pertanyaan itu membuat Kayana mengernyitkan dahi. "Maksud lo apa? Kenapa lo ngomong kayak gitu?"
Alastar mengetukkan jarinya ke setir dengan gelisah, mencoba meredam emosi yang mulai membuncah. "Semalam gue denger dari Barram, lo keluar sendirian. Lo ketemu Falleo. Dia nganterin lo pulang. Lo nggak bilang apa-apa ke gue. Lo bahkan nggak nyari gue."
Nada tajam di suara Alastar membuat Kayana sedikit terkejut. Ia menatapnya dengan bingung. "Star, gue cuma keluar sebentar. Gue nggak perlu izin sama lo, kan?" jawabnya dengan nada bertahan.
"Masalahnya bukan lo butuh izin atau nggak," balas Alastar cepat, akhirnya menoleh padanya dengan tatapan yang penuh emosi. "Masalahnya lo nggak cerita apa-apa. Lo selalu cerita semuanya ke gue. Selalu. Kenapa sekarang nggak, kalau Lo kenapa-kenapa di luar sana gimana? Gue khawatir!"
Kayana terdiam sejenak, mencoba mencari jawaban yang tepat. Ia tidak ingin memperkeruh suasana, tetapi ia juga tidak bisa membiarkan Alastar terus salah paham. "…
Alastar
Bab 36. Di Antara Hening dan Kata-Kata
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments