Lara berdiri di ambang pintu ruang VIP rumah sakit itu, menahan napas saat matanya jatuh pada sosok Alastar yang terbaring lemah di atas ranjang. Wajahnya pucat, ada luka kecil di pelipisnya, dan perban membalut tulang rusuk serta kaki kanannya. Ia terlihat tertidur, tapi napasnya terdengar berat.
Papa dan mamanya berdiri di belakangnya, ekspresi mereka cemas. Mereka baru tiba setelah Barram mengabari kecelakaan Alastar.
Di dalam ruangan, Alarick, Barram, Faldo, dan Falleo masih berjaga. Mata mereka bergantian menatap Lara dan kedua orang tuanya yang baru saja tiba.
Barram segera beranjak dari tempatnya dan menghampiri mereka. Ia menjabat tangan Papa Lara dengan sopan, lalu mengulurkan tangannya pada Mama Lara. "Malam, Om, Tante," sapanya dengan hormat.
Alarick, Faldo, dan Falleo mengikuti di belakangnya. Meski canggung, mereka tetap menyapa dengan sopan.
Di sisi lain, Falleo menyikut pelan Faldo sebelum berbisik, "Itu bokap dan nyokapnya Lara?"
Faldo mendengus. "Iya," jawabnya singkat.
Falleo menaikkan alisnya, lalu berkomentar pelan, "Anak tunggal, kaya raya."
Faldo, yang sudah tahu bagaimana Falleo suka berkomentar, hanya memutar bola matanya malas. "Ya, lo lihat aja dari penampilannya, mana mungkin anak orang miskin bajunya kayak gitu."
Lara yang mendengar gumaman mereka hanya melirik sekilas, tapi memilih untuk tidak menanggapinya. Ia berjalan mendekat ke ranjang Alastar, matanya menelusuri wajah pemuda itu dengan perasaan yang sulit ia jelaskan.
Papa Lara ikut mendekat, menatap Alastar dengan ekspresi serius. "Putra Chairil..." gumamnya pelan, lebih kepada dirinya sendiri.
Mama Lara, yang berdiri di samping suaminya, menghela napas. "Kenapa tidak ada satu pun keluarganya di sini?" tanyanya, nada suaranya menunjukkan kekhawatiran.
Barram yang berdiri di dekat mereka segera menjawab, "Kami sudah mencoba menghubungi Om Chairil, Tante, tapi tidak ada satupun panggilan dari kami di angkat."
Papa Lara mengernyit. "Chairil seharusnya tidak seacuh ini terhadap anakny…
Alastar
Bab 62. Di Balik Luka dan Rahasia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments