Suasana ruang rawat inap masih terasa sunyi setelah mereka selesai makan. Piring-piring kertas kosong diletakkan begitu saja di meja kecil di sudut ruangan. Detak jam dinding terdengar samar, berpadu dengan suara alat medis yang terus memonitor kondisi Alastar.
Di sudut ruangan, Alarick merenggangkan bahunya sebelum akhirnya bangkit dari sofa. “Gue pulang sebentar, ganti baju,” ucapnya, melirik Alastar yang masih terduduk bersandar di brankar di brankar dengan ekspresi lelah.
“Hati-hati, Rick.” Barram yang pertama menyahut, menepuk ringan sandaran sofa yang tadi diduduki Alarick.
Alastar hanya mengangguk pelan. "Hati-hati."
“Istirahat aja di rumah sekalian, Rick. Biar gue, Faldo, sama Barram yang jagain Alastar di sini,” tambah Falleo.
Faldo mengangkat dagunya sedikit, menyeringai tipis. “Iya, Rick. Kita juga nggak enak banget sama Frasha. Kayak nggak ada waktu buat cewek lo sendiri.”
Alarick menghela napas pendek sebelum mengambil jaketnya. “Gue tahu, tapi—”
“Bukan berarti lo harus ngelupain orang yang juga peduli sama lo,” sela Barram, menatapnya dengan sorot serius.
Alarick terdiam sejenak sebelum akhirnya mengangguk kecil. “Gue ngerti. Gue bakal balik lagi nanti,” ujarnya, lalu berjalan keluar dari ruangan dengan langkah mantap.
****
Kini setelah bertengkar dengan segala kekacauan tadi, Kayana sudah di bawa ke kamar oleh sang Mama, gadis itu terduduk di pinggir kasurnya, kedua tangannya menggenggam erat ujung sprei. Napasnya tersengal pelan, menahan perih yang menyengat di punggungnya. Luka cambukan masih begitu jelas membekas di kulitnya, meninggalkan rasa perih yang tak hanya mengoyak tubuh, tapi juga hatinya.
Sang mama, yang duduk di kursi dekatnya, mengambil kain bersih yang sudah dibasahi air hangat, kemudian dengan gerakan hati-hati mengusap goresan luka di punggung putrinya.
Kayana tidak bersuara. Tapi jemarinya mencengkeram kuat ujung sprei, tubuhnya menegang saat kain lembap menyentuh kulitnya yang memerah. Sesekali, rahangnya mengatup erat, menahan ras…
Alastar
Bab 66. Luka yang Tak Terlihat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments