Malam itu terasa lebih dingin dari biasanya. Faldo masih duduk di dalam mobil, menatap kosong ke depan. Kata-kata Alastar tadi masih terngiang di kepalanya.
"Sebelum gue kembali… gue ingin bertemu Kayana sekali lagi. Untuk terakhir kalinya."
Entah kenapa, kata "terakhir" itu membuatnya merasa tidak nyaman. Seolah Alastar benar-benar akan menghilang dari kehidupan mereka setelah ini.
Faldo menghela napas panjang sebelum akhirnya meminta sopir melajukan mobilnya menjauh dari hotel. Ia tahu apa yang harus dilakukan.
****
Keesokan harinya, Kayana masih tenggelam dalam aktivitas sekolahnya seperti biasa. Ia duduk di kelas, menatap buku di mejanya, tapi pikirannya tidak sepenuhnya ada di sana. Semalam, pertemuannya dengan Alastar masih terbayang jelas di kepalanya.
Pelukan itu... Tatapan Alastar saat ia menerima pelukan itu...
Kayana menghela napas pelan. Ia bahkan tidak mengerti kenapa ia melakukannya. Semua terjadi begitu saja.
Saat bel istirahat berbunyi, ia baru saja ingin keluar kelas ketika ponselnya bergetar.
Faldo Calling...
Kayana menatap layar sebentar sebelum akhirnya menerima panggilan itu. “Apa?”
Suara Faldo terdengar sedikit ragu di seberang. “Gue ingin bertemu sebentar. Ada yang harus gue sampaikan.”
Kayana mengerutkan kening. “Apa?”
“Nanti saja. Gue tunggu di tempat biasa.”
Panggilan terputus sebelum Kayana sempat bertanya lebih lanjut. Ia menghela napas panjang.
Faldo memang selalu seperti itu—tidak suka berbasa-basi di telepon.
Tanpa banyak pikir, Kayana mengambil tas kecilnya dan melangkah keluar kelas.
****
Mereka bertemu di belakang gedung sekolah, tempat yang jarang dilalui siswa lain. Faldo sudah menunggunya, menyandarkan tubuh di dinding dengan tangan terlipat.
“Ada apa?” Kayana langsung bertanya.
Faldo mengangkat kepalanya, menatapnya beberapa detik sebelum akhirnya berkata, “Alastar ingin bertemu dengan Lo."
Kayana terdiam.
“Dia bilang ini yang terakhir kalinya sebelum dia kembali ke Malang.”
Jantung Kayana terasa mencelos mendengar kalimat itu.
…
Alastar
Bab 90. Memberi Kenangan, Agar Tetap Tinggal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments