Suara kerikil menghantam jendela kamar di lantai dua, membuat Kayana menghentikan gerakan tangannya yang sedang memegang kompres dingin di pergelangan kaki lebamnya. Dengan tatapan penasaran, ia merangkak pelan ke arah jendela, menyingkap tirai dengan hati-hati.
Dari balik kaca, ia melihat Alastar berdiri di halaman dengan senyum tengil, melambai seperti biasa. Sosoknya tetap tampak percaya diri meski malam sudah menjelang. Kayana langsung mengedarkan pandangan ke sekitar, memastikan tidak ada orang lain yang melihat.
"Pergi! Papa gue bisa lihat!" bisik Kayana seraya melambai panik, menyuruh cowok itu segera pergi.
Namun Alastar hanya menggeleng keras, wajahnya serius. Dengan cepat, ia menggunakan bahasa isyarat yang selalu mereka gunakan sejak kecil.
"Gue cuma mau liat lo. Gue khawatir."
Kayana menggeleng kuat, menunjukkan ekspresi yang mencampur kesal dan cemas. Tapi Alastar tak menyerah. Ia berjalan ke arah motornya, mengambil sebuah tote bag hitam dari jok, lalu mengangkatnya ke atas.
“Gue bawain makanan. Lo pasti belum makan, kan?” serunya pelan, tapi cukup jelas untuk didengar Kayana.
Kayana menarik napas panjang, menatapnya dengan mata berkilat. “Lo bener-bener cari mati,” ucapnya dengan bibir yang bergerak tanpa suara, penuh ancaman. Tapi di balik nada tegasnya, ada kelembutan kecil yang hanya Alastar bisa tangkap.
Alastar hanya menyeringai, memiringkan kepalanya, seolah berkata, “Ya, gue tahu.”
Namun sebelum Kayana bisa membalas lebih jauh, ketukan keras di pintu kamar membuatnya terlonjak.
“Kayana! Buka pintunya sekarang!” suara berat ayahnya terdengar menggema.
Panik, Kayana melambaikan tangan kepada Alastar, menyuruhnya bersembunyi. Alastar segera berlindung di balik semak tinggi dekat pagar, menahan napas sambil memperhatikan gadis itu dari jauh.
Kayana membuka pintu setelah memastikan ekspresinya tetap datar. Namun begitu pintu terbuka, ayahnya masuk dengan langkah tegas. Di tangannya ada beberapa lembar uang berwarna merah yang langsung ia lemparkan k…
Alastar
Bab 23. Rahasia di Balik Jendela
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments