Langkah kaki Falleo terdengar berirama di lantai rumahnya. Aroma kue yang manis dan hangat langsung menyergap begitu ia masuk ke ruang tengah. Ternyata, ibunya sedang memanggang sesuatu di dapur. Falleo baru saja pulang dari bukit bersama teman-temannya. Kemeja putih yang masih ia kenakan terlihat kusut, menandakan seharian penuh aktivitas berat.
Ia melewati ruang tengah dengan cepat, menuju ke dapur yang pintunya setengah terbuka. Di sana, Kayana sedang berdiri di samping ibunya, sibuk mengaduk adonan di dalam mangkuk besar. Rambut Kayana diikat ke belakang, dengan beberapa helai kecil terlepas, menyentuh pipinya yang berkilauan terkena cahaya dapur.
“Hei, udah balik,” sapa ibunya dengan senyum lembut tanpa berhenti menuang adonan ke loyang.
Falleo tersenyum tipis. “Udah, Bu. Bau kuenya sampai ke depan. Apa ini eksperimen baru lagi?” tanyanya, menyingkirkan rambutnya yang sedikit basah karena keringat.
“Enggak juga,” jawab ibunya ringan. “Ini resep lama, tapi Kayana bantuin biar lebih cepat selesai.”
Kayana melirik Falleo sekilas, tanpa ekspresi berarti, sebelum kembali sibuk dengan adonan di tangannya.
“Kayana, lo betah banget di dapur, ya,” kata Falleo, mencoba mencairkan suasana.
Kayana hanya mengangguk pelan tanpa menjawab. Matanya fokus pada gerakan tangannya, seolah tak ingin melibatkan diri dalam percakapan lebih jauh.
“Udah, Le. Jangan ganggu Kayana,” ujar ibunya sambil tertawa kecil. “Kamu mending ganti baju dulu. Makan malam sebentar lagi selesai.”
Falleo mengangguk, tapi ia tak bisa menahan diri untuk melirik Kayana sekali lagi sebelum meninggalkan dapur. Ada sesuatu dalam sikap Kayana yang terasa jauh—dingin, namun penuh dengan keteguhan yang baru. Falleo tahu, ada tembok yang sedang Kayana bangun, bahkan terhadap dirinya.
****
Sementara itu, di rumah Alastar, suara pancuran air di kamar mandi akhirnya berhenti. Alastar keluar dengan handuk melilit pinggangnya, satu lagi tergenggam di tangan, digunakan untuk mengusap rambutnya yang basah. Langkahnya san…
Alastar
Bab 48. Semesta dengan Segala Candaannya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments