Ayah Alastar akhirnya menarik napas panjang, menatap anaknya sekali lagi sebelum berbalik menuju pintu. Suasana di dalam ruangan itu masih dipenuhi sisa-sisa ketegangan yang belum sepenuhnya mereda. Namun, tidak ada lagi kata-kata yang keluar dari mulut mereka. Alastar hanya diam, mengusap air matanya yang tersisa dengan ujung jari sebelum perlahan berbaring, menatap kosong ke langit-langit ruang rawat inap.
Pintu terbuka dan tertutup kembali. Begitu Chairil melangkah keluar, tatapan tajam dari tiga pria yang menunggunya di luar langsung tertuju padanya. Falleo, Faldo, dan Barram berdiri dalam diam, sementara Lara mengamati dari sisi lain, tak ingin ikut campur, tapi tak bisa mengabaikan ketegangan yang masih terasa.
Chairil tersenyum kecil, seakan ingin mencairkan suasana, lalu mengambil sesuatu dari dalam saku jasnya—segepok uang tebal yang langsung ia sodorkan pada mereka. "Terima kasih sudah menjaga dan menemani Alastar selama di rumah sakit," ucapnya dengan nada tenang, nyaris tanpa ekspresi.
Falleo menatap uang itu sebelum mendengus pelan, lalu tertawa kecil—bukan tawa senang, melainkan lebih kepada kekesalan yang terbungkus dalam ironi. "Lucu sekali," gumamnya. "Jadi ini bentuk terima kasih seorang ayah?"
Faldo yang berdiri di sampingnya langsung mendorong kembali uang itu tanpa ragu. "Kami nggak butuh ini, Om," katanya, dingin. "Kami ada di sini bukan buat dibayar."
Barram yang sejak tadi diam, akhirnya membuka mulut dengan nada tajam. "Om pikir semua bisa diselesaikan dengan uang?" Matanya menatap Chairil dengan sorot yang sulit dijelaskan, campuran antara marah, kecewa, dan entah apa lagi. "Kalau memang peduli sama Alastar, om seharusnya ada di sini sejak awal, bukan sekarang, bukan hanya dengan segepok uang."
Chairil terdiam. Ia menarik napas, lalu memasukkan kembali uang itu ke dalam sakunya tanpa banyak bicara. Ia menatap mereka satu per satu, lalu akhirnya berkata pelan, "Jaga dia baik-baik."
Setelah itu, Chairil pergi, meninggalkan mereka dengan pikir…
Alastar
Bab 67. Keputusan di Persimpangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments