Siang itu, matahari memancarkan sinarnya dengan garang, membakar aspal dan kaca-kaca tinggi di kota Bandung. Di hadapan Alastar, berdiri sebuah rumah besar dengan arsitektur megah dan pagar besi tinggi yang menghalangi pandangan dari luar. Terlalu mewah untuk seseorang yang menghilang tanpa jejak. Terlalu nyaman untuk seseorang yang pernah meninggalkan luka dalam hidupnya.
Ia menarik napas dalam, mencoba menenangkan gemuruh di dadanya. Tapi usahanya sia-sia. Tangannya terkepal, matanya menatap tajam pintu rumah itu. Tanpa ragu, ia melangkah maju dan mengetuk dengan keras.
Tak butuh waktu lama, pintu terbuka, menampilkan sosok wanita setengah baya yang kini berdiri mematung di hadapannya.
Tatapan mereka bertemu.
Alastar menegang. Ia mengenali wanita itu—Mama Arvin, orang yang hampir tertabrak oleh mobil bodyguard-nya semalam.
Wanita itu membeku, wajahnya pucat. Ada keterkejutan di matanya, seolah baru saja melihat hantu dari masa lalu.
Siapa pun akan menyadari bahwa kehadiran Alastar di sini adalah sesuatu yang tidak terduga.
Keheningan menyelimuti mereka sejenak sebelum Alastar membuka mulut.
“Jadi… di sini tempat persembunyian ayah saya?” suaranya rendah, tapi tajam seperti pisau.
Mama Arvin masih diam, tapi matanya berkedip dengan gelisah.
Alastar menghela napas pendek, kepalanya sedikit miring, menatap wanita itu dengan penuh ketidakpercayaan. “Dan anda ini istrinya yang keberapa?”
Mama Arvin menegang, ekspresinya semakin sulit dibaca.
“Sudah berapa lama dia tinggal di sini? Sejak kapan?” Alastar melanjutkan, suaranya semakin dingin.
Sebelum wanita itu bisa menjawab, sebuah suara terdengar dari dalam.
"Sayang, siapa yang datang?"
Alastar langsung mengenali suara itu.
Ayahnya.
Tanpa menunggu, ia melangkah masuk melewati Mama Arvin, matanya langsung menangkap sosok pria yang duduk di ruang tamu dengan santai, mengenakan kemeja putih, segelas kopi di tangan.
Saat pria itu mengangkat wajahnya, Alastar merasakan sesuatu meledak di dadanya.
Dari semua kemungkinan yang…
Alastar
Bab 87. Luka yang Tak Terucapkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments