Hujan turun perlahan, membasahi atap sekolah yang mulai terasa sepi. Frasha masih duduk termenung di rooftop, menatap langit yang mulai gelap, seolah ia tengah merenung jauh, jauh sekali. Semua yang terjadi dalam beberapa hari terakhir berputar di kepalanya. Alarick. Alastar. Semua seakan berakhir begitu cepat, dan ia tak tahu bagaimana harus melanjutkan semuanya. Perasaan hampa dan kebingungan menggelayuti dirinya, namun ia tetap diam, seolah tak ingin ada yang tahu betapa ia terluka.
Di bawah sana, Alastar berjalan keluar dari sekolah, langkahnya berat. Walaupun ia mencoba tersenyum kepada teman-temannya, hatinya tak bisa disembunyikan. Alastar tahu, Frasha membutuhkan waktu sendiri. Dia tahu Frasha butuh ruang untuk mengatasi rasa sakitnya. Meski ia ingin mendekat, meski ia ingin ada di sana untuk mendukung, ia tahu bahwa saat ini bukan waktu yang tepat. Namun, kata-kata Frasha yang menolaknya masih bergema di pikirannya.
"Tapi gue nggak cinta sama lo," kalimat itu terus berulang dalam benaknya. Alastar menghembuskan napas panjang, berusaha mengabaikan rasa sakit yang menyeruak di dada.
****
Sementara itu, di rooftop yang sepi dan basah, Frasha masih duduk terdiam, memandang hujan yang semakin deras. Hujan itu seperti mencerminkan hatinya yang penuh dengan keraguan dan perasaan kosong. Ia tak tahu kenapa semuanya bisa berubah begitu cepat. Keputusan-keputusan yang diambilnya, kata-kata yang terlontar, semuanya seolah mengantarkannya pada jalan yang lebih gelap.
Langkah kaki yang teratur terdengar mendekat, dan Frasha menoleh dengan cepat. Di sana, Alarick berdiri, basah kuyup, namun matanya tetap penuh perhatian dan kelembutan yang khas. Tanpa berkata apa-apa, ia berjalan mendekat dan duduk di samping Frasha. Hening. Tak ada suara selain suara hujan yang semakin deras.
"Sha," kata Alarick dengan suara lembut, berusaha memecah kesunyian yang menekan. "Jangan kayak gini. Aku nggak bisa melihat kamu kayak gini."
Frasha hanya mengangkat kepalanya sedikit, mata merahn…
Alastar
Bab 16. Hati yang Terluka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments