Bu Mira baru saja pulang ke rumah setelah hari yang melelahkan di rumah sakit. Begitu pintu rumah terbuka, suara ceria dari putri semata wayangnya, Frasha, langsung menyambutnya. Frasha, yang biasanya sibuk dengan tugas-tugas OSIS dan kegiatan sekolah, kali ini tampak lebih santai. Namun, ada sesuatu yang berbeda pada raut wajah Bu Mira. Ia tampak tidak seperti biasanya.
“Selamat datang, Bunda! Bagaimana hari ini?” tanya Frasha dengan senyum lebar.
Namun, Bu Mira hanya menghela napas panjang dan meletakkan tas kerjanya di meja. Wajahnya tampak lelah, namun ada kesedihan yang tak terbantahkan.
“Frasha…” Bu Mira berkata pelan, seolah ada beban yang ia rasakan. “Hari ini Bunda kembali menangani seorang pasien yang sangat muda… masih SMA. Rasanya sedih sekali, Frasha. Umur segitu harus sudah menghadapi masalah sebesar itu.”
Frasha yang mendengar itu langsung tertarik. Ia tahu betul bahwa bundanya adalah seorang psikiater yang banyak menangani pasien-pasien dengan beragam masalah. Namun, ada sesuatu dalam nada suara ibunya yang membuat Frasha merasa berat.
“Siapa pasiennya, Bun?” tanya Frasha, sedikit cemas. “Apa yang terjadi?”
“Namanya Alastar Narendra Chairil,” jawab Bu Mira dengan pelan. “Tapi yang membuat Bunda terenyuh bukan hanya masalahnya, tapi juga gadis yang menemaninya. Namanya Kayana. Dia sangat perhatian dan tampak seperti satu-satunya orang yang bisa membuat Alastar merasa sedikit lebih baik.”
Frasha tiba-tiba terdiam. Nama Alastar langsung mencuri perhatiannya. Tanpa bisa ia kontrol, pikirannya langsung melayang pada seseorang yang ia kenal—seseorang yang baru-baru ini hadir dalam kehidupannya, meskipun untuk waktu yang singkat. Alastar Narendra Chairil. Nama itu tiba-tiba membangkitkan berbagai perasaan yang ia coba sembunyikan.
“Alastar?” Frasha mengulang nama itu dengan suara pelan, tak ingin menunjukkan kegelisahannya. “Kenapa dia sampai butuh pertolongan psikiater?”
Bu Mira menghela napas lagi, kali ini lebih dalam. “Bunda bisa melihatnya, Frasha. Ala…
Alastar
Bab 30. Kota Malang, dan Banyak Kisah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments
Tan
terlalu berat beban mental untuk anak remaja
2025-02-01
0
lgtfav
👍
2025-01-06
0