"ah sial klara lagi-lagi ceroboh sekali!" gerutu kesal pada dirinya yang tidak berhati-hati. Tanpa berpikir panjang ia menghubungi kembali manusia yang paling menyebalkan bagi dirinya.
"hay anak kecil, ada apa? sudah kangen lagi denganku?"
"cihh kepedean sekali bapak-bapak satu ini. Tidak, aku hanya ingin menanyakan ada apa tadi menghubungi dan maaf teleponnya ku lempar jadi mati sambungannya." Gantara tertawa mendengar permintaan maaf klara karena tidak biasanya wanita bawel ini merendah hatinya
"Oke baiklah kuterima maafmu, aku hanya ingin mengingatkan soal janji hutangmu yang mengajakku berkencan." senyum menggoda klara di seberang sana
"apa berkencan? sejak kapan ada perjanjian begitu? ku jelaskan yah bapak dosen terhormat. Aku hanya menawarkan untuk pergi sehari karena ganti rugi telah mengganggu waktu mengajar saat itu."
"oh begitu, apa benar itu tidak disebut berkencan? dua orang pemuda pemudi berjalan bersama menghabiskan waktu seharian bersama." ledek gantara
"hmmm baiklah apapun itu, kalau begitu besok saja pak bukankah libur? sekalian ada yang ingin kubeli!"
"Besok yah? hmmm... baiklah ku jemput jam 10 pagi tapi sebelumnya antar saya ke kampus sebentar ada yang harus saya urus, tugasmu duduk saja di dalam mobil menungguku."
"Siap pak dosen!"
"Sekarang tidurlah anak kecil, matamu sembab seperti habis menangisi takdirmu hahaha.." ledek gantara menutup akhir sambungan teleponnya. Klara hanya mengerutkan kening berpikir kalimat terakhir gantara karena tidak paham maksudnya.
"ah sudahlah, kumaklumi kalau sudah tua obrolannya kemana saja. Hari ini sungguh melelahkan jiwa, ku ikhlaskan segala yang terjadi. Selamat tidur." klara bergumam dengan dirinya sendiri, menyemangati hidupnya yang telah berlalu agar esok hari lebih bahagia.
"klara, kamu mau kemana nak? sudah cantik begitu! mamah senang kalau kamu tidak terlalu terpuruk atas kejadian kemarin. Padahal kondisi terakhir mamah sangat khawatir dengan keadaanmu. Kalau melihat dengan penampilan seperti ini sih, pa…
Anak Tengah
Kembali semangat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments